Gedung Paling Sehat di New Delhi Andalkan 3 Tanaman Ini!

0
171
India Pollution Solutions

NEW DELHI, patas.id – Rasa cinta pada kota dan kondisi tubuhnya sendiri membuat Kamal Meattle berhasil membangun sesuatu yang hampir mustahil, yakni gedung berwawasan alam yang kemudian dinobatkan sebagai gedung paling sehat di New Delhi.

New Delhi yang berkembang menjadi kota industri besar merupakan salah salah satu kota dengan tingkat polusi yang paling parah di India. Pada tahun 1992, dokter pribadi menyarankan Meattle agar segera angkat koper dari kota tersebut agar terhindar dari penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh polusi

“Dokter bilang paru-paruku takkan bisa bertahan di kota berudara kotor ini.”

Namun, alih-alih meninggalkan New Delhi, Mattle yang merupakan pemilik gedung Paharpur Business Centre & Software Technology Incubator Park malah mengubah gedungnya menjadi gedung berwawasan alam dengan mengandalkan 3 tanaman utama yakni lidah mertua (Sansevieria), areca palm atau palem kuning (Chrysalidocarpus lutescens), serta sirih gading (Epipremnum aureum).

Dengan 3 tanaman sakti itu, Meattle berhasil mengembalikan kondisi udara di lingkungan gedungnya hingga tetap bersih. Bahkan, kualitas udara di Paharpur berhasil melampaui standar yang ditetapkan oleh American Society for Housing, Refrigeration and Air-conditioning Engineers.

Paharpur tetap menjadi gedung pusat bisnis berlantai 6 yang ruangannya disewakan pada para pemilik bisnis (terutama bisnis jual beli komputer), namun Meattle memenuhi gedung tersebut dengan kurang lebih 1.200 tanaman. Di lantai teratas, Meattle membangun sebuah rumah kaca untuk membantu sirkulasi udara segar. Tak hanya itu saja, Meattle juga memasang penyaring udara kotor dan memasang layar besar yang menunjukkan indeks kualitas udara di setiap lantai, serta mengganti semua lampu dengan LED.

Dengan upaya yang telah dilakukan Meattle, Paharpur Business Centre berhasil meraih penghargaan dari pemerintah India sebagai Gedung Tersehat di New Delhi. Namun tak hanya itu saja. Kesehatan para penyewa dan pekerja di Paharpur pun meningkat. Menurut Meattle, kasus iritasi mata berkurang hingga 52%, kasus sakit kepala berkurang hingga 24% dan mayoritas penghuni Paharpur memiliki paru-paru yang lebih sehat dibanding warga New Delhi lainnya.

Tiga tanaman yang disebutkan oleh Meattle tadi memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Menurut Meattle, tanaman palem kuning sangat berguna di siang hari untuk menyaring udara kotor, tanaman lidah mertua membantu mengubah karbondioksida menjadi oksigen di malam hari, sedangkan sirih gading berguna untuk menyapu senyawa organik yang berbahaya bagi manusia.

“Kami menempatkan 3 tanaman utama tersebut secara strategis di seluruh lantai, berdasar jumlah penghuni.”

Tentu saja, biaya pemeliharaan gedung jadi meningkat karena Meattle harus mempekerjakan beberapa orang yang harus membersihkan 1.200-an tanaman tersebut dengan baik. Untuk itu, Meattle terpaksa menaikkan harga sewa gedungnya hingga 2-3 kali lipat. Namun, para pemilik kantor tak merasa keberatan sama sekali. Salah seorang penyewa gedung mengaku produktivitas kantornya justru meningkat.

“Dengan udara yang bersih dan suasana kantor yang hijau seperti ini, produktivitas karyawan saya meningkat. Mereka bahagia, energik, dan jarang bolos karena sakit.”

Sebagai kompensasi atas harga sewa gedung yang tinggi, Meattle juga menyediakan fasilitas kursi pijat elektrik di setiap lantai untuk dipakai secara gratis oleh penyewa gedung dan karyawan mereka. Di lantai 5, terdapat klinik kesehatan yang sangat layak dan buka setiap hari kerja, serta sebuah ruang olah raga.

“Ya, harganya memang tak murah tapi merupakan investasi yang bagus bagi para penyewa. Kesehatan itu mahal, mereka tahu dan mau membayar,” pungkas Meattle. (cho)

Comments

comments