Calon Kepala Sekolah Akan Jalani Tes Mengaji

0
215

CIANJUR, patas.id – ‎Sebanyak 207 calon kepala sekolah mengikuti tes pertama untuk lolos menjadi kepala sekolah di 151 SMP di Cianjur, Rabu (22 Maret 2017). Tidak hanya tes tulis dan wawancara, rencananya mereka juga akan melalui tes mengaji.

Ditemui di sela kegiatan tes tulis, Ketua Panitia Seleksi Kepala SD dan SMP ‎Aban Sobandi mengatakan bahwa dari 207 peserta, terdapat 122 yang sudah menjabat sebagai kepala sekolah, sementara 86 peserta lainnya dari kalangan guru.

“Jadi ada dua kategori, dari kepala sekolah yang menjadi calon kepala sekolah lagi, dan guru yang ingin mencoba menjadi kepala sekolah.”

‎Peserta yang mengajukan pemberkasan untuk seleksi calon kepala sekolah mencapai 211, dan telah menjalani seleksi administrasi yang dilakukan 13 Maret. Setelah pengumuman seleki administrasi pada 20 Maret yang dilanjutkan uji kompetensi 21 Maret, hanya 207 yang lolos. “Ada tiga yang telat daftar dan 1 lagi tidak lolos karena umurnya melebihi batas. Kan dia guru, maksimalnya 56 tahun, tapi umurnya 57 tahun,” tuturnya.

BACA: Berapa Batasan Usia Untuk Mendaftar Jadi Kepsek di Cianjur?

Menurutnya, proses tes tertulis dan wawancara akan berlangsung dari 22 hingga 27 Maret nanti. Setelah didapat nama-nama calon kepala sekolah, hasil seleksi akan langsung diumumkan. Awal April, ditargetkan kepala-kepala sekolah baru itu sudah bisa dilantik.

“Untuk tes tulis kami pakai Aula Bappeda dan Dinas Pertanian. Panitia seleksinya berasal dari Dewan Pendidikan, Dinas, dan Pengawas.”

Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, selain dari tes yang dilalui, para calon kepala sekolah bakal menghadapi tes mengaji oleh tokoh agama di Cianjur. “Khusus calon kepala sekolah beragama Islam, wajib tes mengaji dulu. Jika tidak bisa ngaji, ya sanksinya dicoret, digantikan yang lain. Ini kan supaya Cianjur tidak hanya pintar, tapi juga agamis,” ucapnya. (isl)

Comments

comments