Bahaya! Di Cianjur Banyak Anak Berkendara Tanpa SIM

0
209

CIANJUR, patas.id – Kanit Regiden Satlantas Polres Cianjur, Iptu Ghanda Syah Hidayat, mengatakan masih banyak pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM, berkendara di Cianjur. Hal itu dikarenakan orangtua yang tidak sadar untuk melarang anaknya berkendaraan sebelum waktunya.

“Banyak orangtua yang menganggap dengan memberikan kendaraan pada anaknya membuat anak bahagia, padahal sebaliknya. Mereka bisa dianggap telah membiarkan anaknya celaka, bahkan bisa saja nyawanya tercabut saat berkendara karena kecelakaan,” ujar dia di sela kegiatan CFD Asyik Polres Cianjur, Minggu (12 Maret 2017).

Menurutnya, banyak cara lain yang bisa membahagiakan anak tanpa membiarkan mereka berkendara sebelum cukup umur dan memiliki SIM.

“Menyenangkan anak tidak serta merta hanya dengna menyizinkan mereka mengendarai sepeda motor apalagi mobil sebelum waktunya. Tingkat emosional anak membuat mereka rawan kebut-kebutan dan celaka.”

Dia mengakui, di Cianjur masih banyak pelajar yang mengendari sepeda motor dan orangtua yang membiarkan anaknya berkendara. Jarak tempuh yang jauh, lanjut dia, menjadi alasan maraknya anak-anak berkendara.

“Cianjur ini wilayahnya luas, itu yang jadi alasan orangtua membiarkan anaknya berkendara. Padahal itu tetap tidak dibenarkan. Masih ada solusi lainnya, dengan meluangkan waktu mengantar atau menjemput mereka ketika sekolah dan lainya, atau ada angkutan umum juga.”

Di samping itu, Ghanda mendorong pemerintah mencarikan solusi yang tepat untuk meminimalisir siswa yang mengendari sepeda motor atau mobil. “Perlu ada peran dari pemerintah daerah juga. Buat solusi yang tepat dalam menyingkronkan transportasi umum, sehingga anak-anak terfasilitasi dan tidak mengendarai sepeda motor sebelum cukup umur dan memiliki SIM,” tandasnya. (isl)

Comments

comments