Tugu Tauhid Senilai 250 Juta Dibangun Kembali: Seperti Apa Konsepnya?

0
203

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai membangun kembali tugu tauhid lafadz Allah di persimpangan Jalan Siliwangi dan Jalan Siti Jenab. Jika kembali menuai protes, Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar bersedia membongkar permanen tugu tersebut.

Saat diwawancara Rabu (8 Maret 2017), Irvan mengatakan bahwa konsep renovasi tugu lafadz Allah tersebut sama dengan sebelumnya, tetapi kali ini tugunya dibangun lebih tinggi yakni 2,5 meter. Selain itu, puncak tugu akan tetap menggunakan lafadz Allah dengan bentuk melingkar,

“Konsepnya sama, tidak berbeda. Bedanya ditinggikan dan dibuat tiga dimensi, jadi bisa dilihat dari berbagai sisi.”

Menurutnya, pembangunan tugu yang sempat dibongkar pada Januari lalu itu akan selesai bulan depan. “Insya Allah April sudah selesai,” ujarnya seraya menambahkan bahwa pembangunan lafadz Allah tersebut tidak bersumber dari APBD Kabupaten Cianjur, melainkan dari sumbangan sejumlah pihak yang ingin kawasan tersebut bersih dari perilaku tercela.

“Nilai sumbangannya Rp 150 juta, saya ikut nambah dari kantong pribadi sebesar Rp 25 juta. Itu dari hamba Allah yang nyumbang, bukan dari anggaran daerah.”

Irvan menjelaskan bahwa setelah berkonsultasi dengan sejumlah tokoh agama, tugu sengaja dibuat lebih tinggi dengan tujuan terhindar dari cipratan air yang tidak suci. “Rencananya akan seperti itu. Sedangkan Surat Al-Ashr sengaja dipilih supaya orang yang melihat ingat waktu, agar tidak bertindak merugi,” kata dia.

Namun, Irvan menambahkan, jika kembali menuai protes dari berbagai kalangan, maka tugu itu akan dibongkar secara permanen dan tidak akan dibangun lagi. “Ya, bongkar saja kalau diprotes lagi, berarti warga Cianjur tidak ingin ada pembangunan. Tapi protesnya harus benar-benar berdasar,” syaratnya. (isl)

Comments

comments