Siapkah Cianjur Hadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer April Depan?

0
195

CIANJUR, patas.id – SMA/SMK Cianjur terutama yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tengah gencar melakukan simulasi dan latihan menghadapi pelaksanaan ujian, April mendatang. Namun pihak sekolah mengkhawatirkan adanya kendala teknis saat pelaksanaan.

Wakil Kepala Bagian Kurikulum SMK Bunga Persada, Mia Pitria Mulia, mengatakan, di tahun ini pihaknya mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sementara tahun lalu masih mengunakan kertas jawaban. “Tahun ini kami ikuti ketentuan dari Pusat. Persiapan dimulai sejak awal semester dan kini siap menjalani simulasi ketiga kalinya,” ujar Mia saat dihubungi patas.id melalui telepon seluler, Senin (6 Maret 2017).

Menurut Mia, jumlah peserta UNBK di SMK Bangun Persada sebanyak 117 siswa yang terbagi dalam 3 sesi ujian. Sementara komputer yang disediakan sebanyak 45 unit ditambah 5 unit komputer cadangan.

“Semua ketentuan sudah disiapkan, cadangan komputer 10 persen dari keseluruhan. Untuk server ada dua unit dengan cadangan satu unit.”

Persiapan lainnya juga sudah dilakukan, seperti menaikkan kecepatan jaringan internet. Namun Mia mengkhawatirkan adanya gangguan listrik saat pelaksanaan ujian nasional nanti. “Meski ada genset, kami tetap khawatir ada gangguan listrik. Makanya kami harap tidak ada gangguan sedikit pun,” paparnya.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Wilayah III (Cianjur dan Sukabumi) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr Mimin, mengatakan bahwa ‎pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Musyawarah Kepala Sekolah di Cianjur. Selain itu, komunikasi dengan Telkom pun terus diupayakan.

“Setelah kantor pewakilan dibentuk dan petugasnya dilantik, kami langsung bekerja dalam mempersiapkan pelaksanaan UN. Kami juga rencananya akan gelar sosialisasi bersama Telkom ke sekolah-sekolah yang menggelar UNBK.”

Menurut Mimin, Cianjur memiliki wilayah yang cukup luas dengan banyak wilayah berjaringan lemah, khususnya untuk akses internet. Namun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui perwakilan di wilayah III akan mengupayakan penyebaran dan penguatan jaringan internet.

“‎Kami sudah siapkan target pengembangan jaringan supaya di tahun depan bisa seluruh sekolah pakai sistem komputer. Untuk tahun ini, kami maksimalkan yang sudah siap. Tapi dari Cidaun pun sudah ada yang mengajukan,” tuturnya. (isl)

Comments

comments