Maenpo Akan Tampil di UNESCO Tanpa Dukungan Pemkab

0
140

CIANJUR, patas.id – Maenpo Cianjur bakal dipertunjukkan di depan petinggi badan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), Mei 2017 mendatang. Sayangnya, meskipun mendapatkan atensi internasional, maenpo Cianjur dinilai masih belum berhasil mencuri hati pemerintah Kabupaten Cianjur.

Pelestari maenpo aliran Cikalong, Aziz Asy’ari, mengatakan bahwa tampilnya maenpo di UNESCO merupakan usulan dari Pemprov Jabar untuk menjadikan pencak silat sebagai warisan dunia.

“Sebenarnya ada banyak aliran yang ditampilkan. Cianjur pun dengan maenponya terabsen untuk bisa hadir dan tampil di sana, dalam mendukung pencak silat menjadi warisan budaya dunia.”

Menurut Abah Aziz, maenpo Cianjur masih belum besar dibandingkan aliran pencak silat ataupun beladiri lainnya. Namun dalam setiap agenda, aliran pencak silat khas Cianjur ini selalu hadir dan diundang untuk tampil. “Alhamdulillah, meski kecil tapi selalu jadi perhatian,” tuturnya.

Sayangnya, Pemkab Cianjur masih belum menunjukan bukti nyata kepeduliannya terhadap salah satu pilar budaya Cianjur tersebut. Bahkan dalam berbagai event dan pengenalan maenpo, Abah Aziz mengaku harus mengeluarkan biaya sendiri.

“Selama ini usaha sendiri. Tapi ingat, kalau nanti sudah besar, Pemkab jangan harap dilibatkan, jangan mau ambil manisnya saja. Saya masih mampu untuk berusaha sendiri mengenalkan maenpo secara luas dan melestarikannya.”

Aziz pun mengaku sedih saat melihat antusias warga luar Cianjur bahkan luar negeri yang ingin belajar maenpo tapi warganya sendiri tidak begitu mempedulikan atau mempelajari aliran pencak silat. “Lucu dan sedih ketika melihat orang luar negeri ingin belajar, sementara warga Cianjur asli tidak banyak yang minat. Tapi kami sebagai pelestari maenpo akan terus berusaha melestarikan budaya leluhur Cianjur ini,” tandasnya. (isl)

Comments

comments