Tak Dapat Jabatan Stategis di AKD, Dianggap Kemunduran bagi Demokrat

0
181

CIANJUR, patas.id – Presidium Aliansi Masyarakat untuk Penegakan Hukum (Ampuh) Cianjur, Yana Nurjaman, menilai, DPC Partai Demokrat Kabupaten cianjur gagal dalam lobi politik di Dewan sehingga tak memiliki jabatan strategis. Padahal partai berlambang mercy itu mempunyai jumlah kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Cianjur.

Pada Rapat Paripurna penetapan rotasi alat kelengkapan dewan (AKD), Fraksi Partai Demokrat dengan 12 kursi di dalamnya tidak memiliki satu jabatan strategis di AKD yang baru. Padahal sebelumnya anggota Dewan dari partai tersebut memegang kursi ketua di Komisi I dan Badan kehormatan, Wakil Ketua di Komisi II dan Komisi III, serta Sekretaris Komisi IV.

Presidium Ampuh Cianjur, Yana Nurjaman, mengatakan, fenomena ini menjadi catatan besar dan tragedi politik yang menyakitkan bagi demokrat. Pasalnya dengan komposisi 12 anggota di dalamnya, Demokrat tak mendapatkan apa-apa.

“Demokrat sebagai pemenang pemilihan legislatif kalah oleh partai lainnya yang hanya mendapatkan lima kursi dan di bawahnya,” kata dia.

Menurutnya, partai politik lainnya memiliki kelugasan serta keluwesan dalam kompromi politik, sehingga menghasilkan komitmen yang saling menguntungkan.

“Seharusnya Demokrat juga bisa melakukan hal yang sama, terhadap pimpinan partai lain. Tapi ini malah kebalikannya, ada sikap ngotot dari Demokrat sehingga ditinggalkan oleh yang lain,” tuturnya.

Menurutnya, ini menjadi tanggung jawab Ketua DPC partai Demokrat Kabupaten cianjur, sebab dengan sikap ngototnya membuat Demokrat akan sulit bergerak. Program yang diusung pun tidak akan berjalan.

“Kalau ini sampai ke pusat maka akan ada pertimbangan terhadap jabatan Plt bagi ketua saat ini. Pasalnya jadi salah satu bukti gagalnya dia dalam mengelola partai,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Endi Cahyadi enggan berkomentar dengan tidak adanya anggota Fraksi Partai Demokrat yang mempunyai posisi stategis.

Plt ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Hedi Permadi Boy pun tak bisa dihubungi. Nomor telepon selulernya tak menjawab usai dihubungi beberapa kali.(isl)

Comments

comments