Operasi Simpatik Diharapkan Bisa Turunkan Kecelakaan

0
182
CIANJUR, patas.id – Polres Cianjur bakal menargetkan penindakan terhadap pengendara yang melawan arus, pelanggar rambu lalulintas dan melebihi batas kecepatan maksimal dalam operasi simpatik lodaya 2017.
Kapolres Cianjur, AKBP Arif Budiman, mengatakan, dalam agenda yang digelar mulai 1 Maret sampai 21 Maret 2017, pihaknya ingin mendorong peningkatan kesadaran pengendara dalam mentaati aturan lalulintas.
“Sesuai dengan amanat Undang-undang nomor 22/2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan, untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan, meningkatkan kualitas pengendara, serta membangun budaya tertib lalulintas‎,” kata dia usai gelar pasukan di halaman Mapolres Cianjur, Rabu (1 Maret 2017).
Dia mengatakan, pelanggar lalulintas di Cianjur didominasi usia produktif, namun ada juga pengendara di bawah umur yang sudah mengendarai kendaraan. Padahal sebelum usia 17 tahun dan belum memiliki SIM, tidak boleh mengendarai kendaraan.
“Ini yang juga jadi permasalahan dengan banyaknya pelanggar. Harusnya sebelum punya SIM tidak boleh berkendara, sebab kalau sudah punya SIM pasti tahu aturan berlalu lintas, jika belum punya, secara otomatis banyak yang dilanggar.”
Dia menambahkan, dengan digelarnya operasi simpatik lodaya, diharapkan bisa menurunkan angka kecelakaan lalulintas, khususnya korban jiwa dari peritiwa kecelakan tersebut.
“Tahun lalu jumlah kecelakaan menurun 20 persen dari 2015. Tentu diharapkan ke depannya bisa terus menurun dengan lebih seringnnya dilakukan imbauan, tindakan, dan upaya lainnya,” kata dia. (isl)

Comments

comments