Senyawa Kimia Senjata Pembunuh Massal Ditemukan di Wajah Kim Jong-nam

0
190

KUALA LUMPUR, patas.id – Berdasarkan analisa dari Jabatan Kimia Malaysia, Polisi Diraja Malaysia (PDRM) mengungkap senyawa kimia pembunuh Kim Jong-nam, saudara seayah pimpinan Korea Utara, Kim Jung-un.

Menurut Kepala PDRM Inspektur Jendral Tan Sri Dato Sri Khalid Bin Abu Bakar, Jum’at (24 Februari 2017) pagi, racun yang digunakan untuk dalam pembunuhan Kim Jong-nam adalah sejenis perusak saraf VX atau Ethyl S-2-Diisopropylaminoethyl yang tak berasa dan tak berbau namun sangat mematikan. Jejak racun ditemukan di wajah dan mata korban.

Seperti diketahui, Kim Jong-nam dibunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Senin, 13 Februari 2017, sesaat sebelum berangkat menuju Macau. Saat Jong-nam tengah berdiri, dua orang perempuan mendekatinya dari belakang dan mengusapkan saputangan ke wajah Jong-nam. Adegan tersebut terekam oleh kamera CCTV di bandara.

Beberapa saat kemudian, Jong-nam nampak limbung dan meminta bantuan pada petugas bandara yang langsung membawanya ke klinik. Namun di tengah perjalanan menuju klinik, Jong-nam kejang-kejang lalu menghembuskan nafas terakhir. Sejauh ini, PDRM telah menahan 3 orang tersangka, salah satunya dari Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun patas.id, VX dikenal sebagai bahan senjata kimia. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, VX merupakan perusak syaraf yang paling poten, bekerja cepat dan mematikan. Racun ini membuat otot dan kelenjar tubuh bekerja keras, tubuh pun tak mampu lagi bernafas.

“Jika cairan VX bersentuhan dengan kulit, efeknya akan sangat mematikan, kecuali segera dibasuh.”

Pihak Korea Utara pun akhirnya bersuara setelah 10 hari membisu atas kematian Kim Jong-nam. Mereka menuduh Malaysia dan Korea Selatan bersekongkol atas pembunuhan tersebut. Korea Utara juga mengutuk pemerintah Malaysia yang tak segera mengirimkan jenazah Jong-nam meskipun tak membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah saudara pimpinan tertinggi mereka, King Jung-un. Otoritas Korea Utara hanya menyebutkan bahwa Kim Jong-nam adalah warga Korea yang membawa paspor diplomatik. (cho)

Comments

comments