Memperingati Hari Bahasa Ibu Sedunia, Ini Ujar Ade Barkah Soal Bahasa Sunda

0
270

CIANJUR, patas.id – Memperingati Bahasa Ibu Sedunia, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ade Barkah Surahman, menegaskan bahwa bahasa ibu, khususnya Sunda, harus dijaga dan dilestarikan. Sebab, bahasa ibu memperkuat kebhinekaan di Indonesia.

“Bahasa Sunda harus jadi pondasi, bukan untuk membeda-bedakan kesukuan, tapi justru memperkuat kebhinekaan. Kalau bahasa ibunya kuat, hal itu akan memperkuat rasa nasionalisme,” ujar politikus Partai Golkar yang akrab disapa AB itu di sela-sela kegiatan reses di Kelurahan Sawahgede Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Selasa (21 Februari 2017).

Menurut AB, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus memiliki komitmen untuk membantu menjaga dan memelihara Bahasa Sunda sebagai bahasa ibu. Pemerintah juga harus ada keberpihakan melestarikannya karena bahasa ibu merupakan modal dasar tumbuh dan berlanjutnya Indonesia serta merupakan kekayaan yang tak terhingga.

“Anak harus mengenal bahasa daerahnya sendiri atau basa indung. Penggunaan bahasa Sunda itu bagus, kecuali untuk di momentum yang memang harus menggunakan bahasa Indonesia. Jangan sampai orang Indonesia kehilangan jati diri, begitu juga suku-suku lainnya di Indonesia. Bahasa adalah kekayaan tak terhingga.”

Lebih jauh, AB menegaskan bahwa para pejabat harus memberi teladan bagi masyarakat dalam urusan berbahasa Sunda. “Ini pondasi yang harus dimiliki warga Jawa Barat. Pemerintah harus membantu supaya ada program-program pelestarian Bahasa Sunda.”

AB yang mengaku sehari-hari lebih banyak menggunakan bahasa Sunda, juga berharap agar generasi muda tak enggan menggunakan bahasa Sunda. “Jangan malu, kalau sudah tak ada generasinya dikhawatirkan akan punah. Itu yang tidak diharapkan. Jangan juga diarahkan ke isu rasisme,” tandasnya. (daz/isl)

Comments

comments