Hujan Terus-terusan, Cianjur ‘Diguyur’ Bencana

0
170

CIANJUR, patas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur terus menerima laporan baru terkait bencana akibat hujan deras yang mengguyur Cianjur selama beberapa hari terakhir.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, sejak subuh sudah ada beberapa laporan terkait banjir, luapan sungai, dan longsor. Di antaranya banjir di Ciranjang dan Karangtengah, luapan air di Sungai Cibuni, dan Longor di Cadas Hideung Kecamatan Pagelaran.

“Seluruhnya sudah kami tangani dan dicek langsung ke lapangan. Untuk banjir dan luapan air di laporan awal tidak sampai ada korban jiwa, sebatas menggenangi pemukiman. Longsor yang sempat menutup badan jalan pun telah disingkirkan, sehingga akses kembali normal,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (21 Februari 2017).

Menurutnya, selain beberapa laporan tersebut, kembali muncul laporan bencana di daerah lainnya, seperti banjir bandang di Desa Cikondang yang menghanyutkan seorang warga hingga tewas oleh Sungai Cikondang.

“Dari Cibinong juga ada laporan longsor, tepatnya di Kampung Cimaskara Desa Sukajadi Kecamatan Cibinong. Tapi kamu tengah cek ke sana oleh relawan apakah mengancam pemukiman warga atau tidak,” kata dia.

Banyaknya laporan yang masuk, lanjut dia, cukup mengkhawatirkan. Apalagi hujan akibat cuaca ekstrem diperkirakan akan terus terjadi sampai Maret mendatang. Oleh karena itu, dia mengimbau warga agar selalu waspada, pengendara juga harus terus berhati-hati, ketika hujan deras tersebut. Pasalnya dikhawatirkan ada longsoran yang mengancam para pengendara.

“Paling rawan itu di Canjur utara dan selatan. Kondisinya kan tebing, jadi rawan bencana. Makanya harus terus hati-hati, kalau hujan lebih baik tidak melanjutkan perjalanan meskipun pakai mobil, sebab khawatir jadi korban dalam longsoran,” tandasnya.(isl)

Comments

comments