Pengaktifan Kembali Satgas Anti Tawuran: Siapa yang Akan Dilibatkan?

0
221

CIANJUR, patas.id – Satgas khusus anti tawuran siswa kembali akan diaktifkan lantaran aksi tawuran di Cianjur mulai muncul kembali. Satgas ini bertugas mengawasi setiap titik yang sering digunakan siswa untuk melakukan tawuran.

Ketua Dewan Pendidikan Cianjur, Awaludin, mengatakan bahwa Satgas tersebut sudah dibentuk sejak tahun lalu saat tawuran marak terjadi. Namun beberapa waktu terakhir, Satgas itu mulai berhenti berjalan. “Makanya akan diaktifkan kembali. Kami akan rumuskan lagi tim yang terlibat, mulai dari pihak sekolah, kepolisian, TNI, dan Satpol PP,” kata dia.

Menurut Awal, Satgas Anti Tawuran tersebut bakal melakukan patroli di titik rawan tawuran, seperti Jalur Lingkar Timur serta titik rawan lainnya. Tidak hanya patroli, sejumlah guru kesiswaan juga ditempatkan di beberapa titik untuk pengawasan intensif.

“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana bisa mencegah adanya konflik susulan antara siswa. Ke depan, akan dirumuskan lagi upaya pencegahan lainnya, kemungkinan ada sanksi juga ke sekolah jika tak bisa mengantisipasi siswanya untuk terlibat tawuran.”

Sementara itu menurut Kabagops Polres Cianjur, Kompol Hilman, pihaknya sudah menyiapkan tim untuk patroli di jalur rawan dan di sekitar kedua sekolah yang terlibat dalam kejadian penyabetan hingga menewaskan seorang siswa.

“Sudah ada patroli dari polsek ditambah dari tim Sabhara. Fokusnya di titik rawan dan di jalur di depan masing-masing sekolah. Kami harap selain pihak kepolisian, warga dan pemerintah turut andil dalam mengantisipai tawuran di Cianjur.”

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 1 Cilaku, Redyana, mengatakan, para siswa SMKN 1 Cilaku akan dicegah untuk melakukan aksi balasan. Tindakan tersebut hanya akan menimbulkan gejolak yang lebih besar. “Kami sudah imbau agar tak ada aksi balas-balasan. Mereka juga sudah mengerti, kalau darah dibayar darah, akan semakin banyak korban yang berjatuhan,” tuturnya. (isl)

Comments

comments