Tiga Pelajar SMK Tertangkap Membawa Senjata Tajam

0
293

CIANJUR, patas.id – Belasan siswa SMK diamankan ke Mapolres Cianjur lantaran kedapatan membawa senjata tajam, Selasa (14 Februari 2017). Patroli dan pembinaan pun akan dilakukan secara intensif untuk menekan siswa yang membawa senjata tajam dan tawuran di Cianjur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula ketika salah seorang anggota Satlantas Polres Cianjur bertugas di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan. Tidak jauh dari sana, terdapat belasan pelajar yang mencegat angkutan umum (angkum).

Salah seorang sopir angkum yang tidak terima angkotnya dicegat dan diperiksa oleh pelajar kemudian membunyikan klaksonnya dan berteriak. Hal itu menarik perhatian dari anggota Satlantas yang bertugas di sana. Saat dihampiri, para siswa itu malah kabur sehingga terjadi kerjar-kejaran dengan petugas, namun akhirnya para pelajar tersebut bisa diamankan.

“Setelah diperiksa satu persatu, ditemukan senjata tajam berupa celurit dan gir yang telah diikat oleh tali di dalam tas milik siswa yang diamankan,” ujar Kapolres Cianjur, AKB Arif Budiman saat dihubungi melalui telepon seluler.

Belasan pelajar itupun dibawa ke Mapolres Cianjur untuk dibina, terlebih bagi tiga pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam. Pasalnya dimungkinkan mereka akan melakukan aksi tawuran dengan membawa senjata tersebut.

“Pelajar itu kan harusnya bawa buku, bukan senjata tajam. Makanya ada indikasi akan menggelar tawuran,” ujar Arif seraya menambahkan bahwa para pelajar itu telah dibina di Mapolres Cianjur dan diminta untuk menandatangani pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orangtua pelajar yang diamankan.”

Arif menambahkan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya akan lebih menggencarkan operasi, baik saat jam masuk sekolah ataupun saat pulang sekolah. Pembinaan saat upacara bendera pun dilakukan oleh masing-masing Polsek. “Intensitas patroli akan ditingkatkan supaya bisa segera melacak dan mencegah tawuran pelajar. Kami juga sudah rutinkan pembinaan siswa saat upacara bendera setiap Senin. Kami harap tidak ada tawuran di Cianjur,” tandasnya.(isl)

Comments

comments