8 Tujuan Agrowisata Paling Terkenal di Dunia

0
510

PATAS.ID – Bertani dan berkebun merupakan sumber mata pencaharian bagi 2,6 miliar penduduk dunia. Tanpa pertanian dan perkebunan yang menghasilkan sumber makanan, umat manusia takkan bertahan karena sumber makanan alamiah sangat terbatas, apalagi dengan tergusurnya lahan-lahan pertanian untuk pembangunan.

Di tengah hingar-bingar modernisasi, wisata pertanian atau lebih dikenal dengan istilah agrowisata merupakan salah satu tren yang berkembang pesat. Dengan konsep kembali ke alam, pemerintah negara dan kota-kota agrasis dengan jeli menangkap peluang masuknya pendapatan dari wisatawan domestik dan mancanagara. Lahan pertanian kemudian ditata dan dikembangkan sehingga menarik untuk dikunjungi.

Berikut ini adalah 8 kota yang dikenal sebagai tujuan agrowisata terkenal di dunia, berikut upaya-upaya dan fasilitas-fasilitas kreatif yang mereka tawarkan. Semoga bermanfaat!

1. Taiwan

Taiwan memiliki beragam lahan yang dijadikan tempat wisata. Fasilitas yang ditawarankan mencakup tur singkat keliling lahan pertanian dan memetik hasil panen sendiri. Lahan pertanian yang luasnya tak seberapa, biasanya milik pribadi, menawarkan fasilitas penginapan bagi wisatawan, lengkap dengan suguhan sayur atau buah segar yang ditanam di rumah tersebut. Perkebunan teh Taiwan adalah salah satunya. Wisatawan yang datang ke perkebunan teh akan diajak berkeliling lahan, berkenalan dengan para pemetik teh, serta tentu saja, menikmati suguhan teh terbaik Taiwan yang harganya mahal itu.

2. TuscanyTuscany, sebuah kota di Italia, merupakan daerah agrowisata yang sangat populer. Di sana, rumah-rumah petani disulap menjadi penginapan yang menawarkan kehidupan otentik pertanian yang tentu menyegarkan bagi orang-orang kota. Sebagian tempat sengaja dibuat sebagai lahan pembelajaran bercocok tanam bagi anak-anak sekolah. Wilayah agrowisata Tuscany dipilah-pilah berdasarkan hasil produksi. Sebagian wilayah terkenal karena anggurnya, sebagian karena tomat, bumbu, atau kejunya. Yang pasti, makanan dan cenderamata yang ditawarkan pada wisatawan merupakan hasil bumi khas wilayah masing-masing.

3. Mallorca.

Penginapan-penginapan di Mallorca, Spanyol, lebih mengedepankan ketenangan ketimbang wisata pertanian. Karena jarak antara lahan pertanian dan pantai sangat berdekatan, maka wisatawan yang ingin menjauhi hingar-bingar pantai biasanya menginap di wilayah pertanian yang teduh santai di tengah-tengah perkebunan jeruk dan zaitun.

4. Brasil

Selain lantaran tim sepakbolanya, Brasil juga dikenal memiliki sumber daya alam yang subur serta industri budidaya pertanian. Mulai tanaman serta buah-buahan tropis hingga peternakan hewan, perekonomian Brasil menjadi kuat dalam satu dekade terakhir hanya dari produksi pertanian mereka. Wisatawan, ilmuwan, pelaku bisnis, serta peserta studi banding berbondong-bondong datang ke negara ini untuk mempelajari praktek-praktek pertanian dan peternakan yang dikenal inovatif dengan sistem berkelanjutan.

5. Hawaii

Negara bagian ke-50 di Amerika Serikat ini sangat populer bagi wisatawan yang suka dengan eksotisme pulau tropis. Tak heran jika negara bagian ini sengaja menggenjot potensi pertanian, perkebunan, serta sumber daya kehutanan mereka dengan menatanya agar cantik dipandang mata. Agrowisata yang ditawarkan Hawaii sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan minat wisatawan. Pecinta kuliner akan disuguhi hasil budi daya pertanian organik seperti buah dan sayur, pecinta alam akan ditawari hutan tropis yang penuh tanaman pakis, atau jika ingin menjelajah perkebunan, ada banyak jenis perkebunan mulai perkebunan kopi di Kona, perkebunan buah di Maui atau Oahu, atau kebun anggrek. Jika wisatawan lebih suka pantai, tentu saja Hawaii juga menyediakannya.

6. Grenada

Grenada tengah tumbuh menjadi tujuan agrowisata. Mulai kokoa hingga tanaman bumbu dihadirkan di sana. Tanaman-tanaman seperti pala, cengkih, kayu manis, kunyit, hingga pinang sengaja dikembangkan. Tak heran jika negara kepulauan ini kemudian menarik banyak keuntungan dari hasil bumi dan wisatawan. Salah satu resor terbaik di Karibia, Belmont Estates, berlokasi di Granada. Resor ini menyediakan wisata jelajah kebun dan kuliner organik yang menyuguhkan aneka makanan tradisional Grenada dengan bahan-bahan yang ditanam di sana.

7. California

Meskipun merupakan bagian dari negara adidaya, California tak malu mengandalkan agrowisata sebagai pendapatan utamanya. Di wilayah ini, beragam jenis tumbuhan pertanian dibudidayakan. Di wilayah Central Coast dan Sonoma, misalnya, petani-petani menydiakan tempat menginap bagi wisatawan yang ingin melihat proses pembuatan anggur atau makan di sela-sela rimbun kebun. Sebagian lagi mengandalkan kunjungan siswa-siswa sekolah yang belajar tentang alam dan perkebunan organik. Agrowisata California didukung penuh oleh Universitas California yang menyediakan program pelatihan bagi petani yang ingin mengembangkan bisnisnya.

8. Filipina

Karena kondisi pulau-pulau di Filipina berbeda satu dengan lainnya, maka Filipina diuntungkan dengan beragamnya agrowisata yang bisa mereka sediakan. Untuk skala pertanian besar, wisatawan bisa mengunjungi kebun nenas yang terhampar luas di Filipina, dengan menunggang keledai. Untuk skala pertanian kecil, Filipina menyediakan wisata kebun anggrek, peternakan lebah, kebun buah naga, atau kebun pepaya. Selain dikunjungi wisatawan keluarga, Filipina juga dikunjungi banyak wisatawan bisnis. Salah satu hal yang membuat wisatawan betah adalah karena bahasa Inggris merupakan bahasa kedua di Filipina, sehingga komunikasi antara pengunjung dan penduduk lokal menjadi mudah. (cho)

Comments

comments