Kwaci Ikut Berantas Penyebaran Hoax

1
219

CIANJUR, patas.id – Komunitas Warnet Cianjur (Kwaci) bakal mendukung pemerintah dalam mengantisipasi peredaran berita hoax melalui media sosial dan internet. Tidak hanya itu, peraturan tegas pun diterapkan jika ada siswa yang berkunjung ke warnet tanpa izin di jam sekolah.

Ketua Kwaci, Andri Rustandi‎, ‎mengatakan bahwa peredaran berita hoax cukup mengkhawatirkan, sebab dapat memicu pandangan negatif dari hal yang belum tentu kebenarannya. Oleh karena itu, pihaknya bakal berupaya memblokir sejumlah situs yang menyebarkan berita hoax.

“Melalui server di setiap warnet kami akan ikut membantu memblokir situs penyebar hoax. Kami dukung program pemerintah supaya pengguna internet tidak terhasut berita bohong,” ujarnya usai gathering Kwaci di salah satu rumah makan di Jalur lingkar Timur, Sabtu (4 Februari 2017).

Tidak hanya itu, para pengusaha warnet yang telah tergabung dalam Kwaci juga diarahkan agar melarang keras para pelajar yang datang di jam sekolah tanpa ada surat izin dari sekolahnya. “Memang kadang ada yang datang untuk mengerjakan tugas, tapi itu juga mesti menunjukan surat izin dari guru atau sekolahnya. Jika tidak, maka akan disuruh keluar dan kembali ke sekolah. Kami kan sudah sering peringatkan, makanya sekarang kalau ada siswa datang di jam sekolah akan ditindak tegas dan tidak diperbolehkan datang.”

Menurut Andri, seluruh kebijkan tersebut dilakukan Kwaci untuk mendukung program pemerintah dalam mengantisipasi informasi negatif dan mendorong siswa untuk belajar, tidak terganggu hal lain.

“Kebijakan dan imbauan ini juga kami sampaikan dalam gathering Kwaci. Kami ingin tunjukan bahwa para pemilik warnet di Cianjur ikut aturan pemerintah dan mendukung programnya.”

Bahkan, lanjut dia, ke depan Kwaci akan berbadan hukum dan membentuk koperasi. Para warnet yang belum memiliki izin usaha pun akan difasilitasi. “Banyak faktor yang membuat pemilik warnet belum mengurus izin usahanya. Seperti kurangnnya sosilisasi dari pemerintah. Makanya melalui komunitas ini kami arahkan anggota untuk mengurus izin dan bekerja sama dengan pemerintah agar berjalan sesuai aturan,” tuturnya. (isl)

Comments

comments