Pusat Pemerintahan Pindah ke Campaka, Cianjur Utara Layak Pisah

1
295
The twelwth @dailyshoot assignment was about signs. These yellow signss indicate hiking trails and can be found all over Switzerland.

CIANJUR, patas.id – Presidium Pembentukan Cianjur Utara menyatakan adanya wacana pemindahan pusat pelayanan pemerintahan ke Campaka menjadi alasan diusulkannya pemekaran. Namun selain itu, Cianjur memang dinilai layak untuk dimekarkan menjadi dua atau tiga wilayah pemerintahan.

Menurut Ketua Presidium, Asep Toha, pemindahan pusat pelayanan ke Campaka merupakan faktor pendorong warga di Cianjur Utara untuk memisahkan diri dari Kabupaten Cianjur, sebab pemindahan tidak melalui tahapan komunikasi dengan warga.

“Pemindahannya pun dinilai tidak seimbang. Kalau dipindahkan ke Sindangbarang itu bisa diterima dengan alasan mendekatkan pelayanan dan pemerataan pelayanan, tapi kalau di Campaka, dari berbagai wilayah tetap jauh,” kilah Asep.

Pemindahan pusat pelayanan juga terkesan seenaknya, sebab tidak didasari pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Selain itu, lanjut Asep, Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) dan kajian yuridis pemindahan pusat pelayanan juga belum ada, sehingga pemindahannya dinilai tidak rasional.

“Kalau diibaratkan itu beranak sebelum menikah. Kan RTRW, RDTR, dan kajian yuridisnya belum ada, tapi sudah pindah dan ada anggarannya pula.”

Namun, Asep menambahkan bahwa pemindahan pusat pelayanan pemerintahan ke Campaka hanya faktor minor yang menjadi alasan pengusulan pemekaran. Luas wilayah dan tidak adanya pemerataan pembangunan menjadi faktor utama adanya pemekaran. “Pemindahan pelayanan hanya sekilas, tapi paling utama untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan,” tuturnya.

BACA: Pembentukan Cianjur Utara Tergantung Respon Warga

Secara hukum, berdasarkan pemekaran daerah dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 yang diperbaharui dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, pemekaran Cianjur utara sudah memenuhi persyaratan administratif, mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk, cakupan wilayah, kemampuan penyelenggaraan pemerintah, dan syarat lainnya.

“Semua aspek sudah terpenuhi, bahkan bukan hanya menjadi dua kabupaten, tapi bisa menjadi tiga kabupaten, yakni: Cianjur, Cianjur Utara, dan Cipanas. Hal itupun sempat diungkapkan Tjetjep Muchtar Soleh selama menjabat menjadi Bupati.”

Namun Asep mengakui bahwa masih banyak tahapan yang harus ditempuh agar rencana pemekaran bisa terealisasi. (isl)

Comments

comments