Sakit Hati Ditinggal Kawin, “Burung” Kekasih Diclurit

0
178

NAUGAWAN, patas.id – Ditinggal kekasih yang telah dijodohkan dengan perempuan lain tentu menyakitkan hati. Namun seorang perempuan di India rupanya tak rela jika kekasihnya tidur dengan perempuan lain. Oleh karena itu, tanpa ragu-ragu, pelaku kemudian memotong penis korban yang adalah kekasihnya sendiri dengan clurit.

Perempuan pelaku pencluritan (20 tahun) yang tinggal di Naugawan Darshan Singh, India, tersebut telah 4 tahun berpacaran dengan korban (23 tahun) yang juga merupakan tetangganya. Menurut keluarga kedua belah pihak, mereka saling mencintai. Namun karena perbedaan kasta, mereka tak bisa menikah. Sesuai tradisi, keluarga korban kemudian menjodohkan korban dengan perempuan lain dengan kasta yang sama.

Merasa sakit hati, pelaku kemudian mengundang korban untuk datang ke rumahnya dan mengajak bercinta dengan gaya kinky sex, Jum’at (27 Januari 2017). Korban ditutup matanya dengan kain dan diikat ke ranjang. Karena percaya pada kekasihnya, korban menurut. Namun sesaat setelah telanjang, kemaluan korban dipotong dengan clurit. Pelaku lalu kabur, sementara korban berjuang melepaskan diri dan pulang ke rumahnya.

Keluarga korban mengetahui kejadian tersebut saat korban terdengar mengerang-erang kesakitan dan tak mau keluar dari kamar. Saat kondisinya diketahui, korban awalnya mengatakan bahwa dia memotong kemaluannya sendiri untuk menutupi kejahatan kekasihnya.

Dilansir Metro, Anil Upadhya, petugas polisi di Kotwali, mengatakan bahwa motif pelaku adalah sakit hati.

“Pelaku sakit hati karena kekasihnya dijodohkan dengan gadis lain karena keluarga kedua belah pihak berbeda kasta. Pelaku kemudian mengundang korban datang ke rumahnya. Di sana, dia memotong kemaluan korban dengan clurit. Tujuannya, agar korban tak bisa berhubungan badan dengan perempuan lain.”

Pelaku mengakui segala perbuatannya dan menyerahkan diri. Barang bukti berupa clurit dan potongan kemaluan pun ditemukan. Korban telah dibawa ke rumah sakit Sanjay Gandhi Hospital di kota Rewa untuk menjalani pengobatan, namun pihak rumah sakit mengungkapkan bahwa mereka  tak bisa menyambungkan kembali kemaluan korban. (cho)

Comments

comments