JCI Chapter Cianjur Ingin Pemuda Punya Peranan Penting

0
236

CIANJUR, patas.id – Junior Chamber International (JCI) Chapter Cianjur menggelar Junior Chamber International Introduction di salah satu hotel di Cipanas, Cianjur Jawa Barat, Rabu-Kamis (25-26 Januari 2017) kemarin. Deputy National Presidet (DNP) atau wakil president pusat Zulfikar Priyatna hadir sebagai trainer. Pria tersebut juga menjabat sebagai Co-Founder Potential Chapter JCI Cianjur.

Sementara Local President JCI Cianjur City, Isfhan Taufik Munggaran, mengatakan bahwa para pemuda harus mempunyai peranan dalam segala gerak pembangunan, terutama di Cianjur. “Pemuda seharusnya menjadi ujung tombak yang bisa merubah sesuatu menjadi lebih maju dalam segala bidang. Karena, kemampuan dalam setiap diri bisa berubah menjadi hal yang positif,” ujarnya.

Isfhan berharap, ke depannya setiap anggota JCI akan menjadi bagian penting dalam segala derap pembangunan Cianjur. Harus bisa bekerja sama dengan semua pihak, baik dengan pemerintah maupun swasta. Selain itu, anggota JCI nantinya jangan hanya berdiam diri. Semuanya harus berperan aktif demi Cianjur, sesuai dengan motto Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar yang lebih maju dan agamis.

“Cianjur harus bangga, karena memiliki bupati yang masih muda dan memiliki ide serta energi yang luar biasa. Sepatutnya setiap anggota JCI harus memiliki impian besar, selalu terlibat dan aktif demi Cianjur.”

Founder Potential Chapter JCI Cianjur, Anisha Desiliana Resti menjelaskan, bahwa JCI Indonesia adalah organisasi nasional pemuda non-politik dan non-sektarian, bagian dari organisasi kepemudaan internasional terbesar di dunia yang berafiliasi pada PBB.

JCI, kata dia, merupakan organisasi internasional yang anggotanya berusia antara 18 sampai 40, dengan maksud dan tujuan untuk menciptakan perubahan positif di seluruh dunia. Untuk menyebarluaskan kepada masyarakat dunia bahwa setiap manusia memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri. Bahwa manusia di dunia adalah sama kedudukannya. Bahwa di dunia ini terdapat saling ketergantungan. Dunia bukan milik perorangan akan tetapi dunialah yang memiliki manusia.

Peserta yang mengikuti JCI Introduction sebanyak 32 orang, usia mereka antara 18 hingga 40 tahun dan diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari pengusaha, dokter, pns, mahasiswa serta kalangan lainnya. Para peserta diberi pengetahuan tentang mengembangkan kemampuan diri dan kepedulian terhadap sesama. (tri)

Comments

comments