Belanja Murah di Solo Great Sale Sepanjang Februari 2017

0
221

SOLO, patas.id – Untuk meningkatkan citra kota Solo sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), pemerintah kota Solo untuk ketiga kalinya tahun ini kembali menggelar Solo Great Sale (SGS) yang berlangsung mulai 1-28 Februari 2017.

Tema yang diambil tahun ini adalah “Ceria Bersama Pesona Belanja Kota Budaya”. Event ini berlangsung di semua pusat perdagangan dan perbelanjaan, hotel dan restoran, pertokoan, serta outlet bisnis lainnya yang ada di kota Solo. Untuk menandai lokasi-lokasi tersebut, akan dipasang x-banner ataupun stiker khusus. Program-program yang ditawarkan di SGA 2017 antara lain promosi, diskon, insentif, beberapa kegiatan pendukung dan hadiah.

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengungkapkan bahwa fasilitas wisata kota berpenduduk sekitar 3,6 juta tersebut masih minim. Oleh karena itu, Pemkot dan Kadin Solo bekerja sama untuk mendukung aliran wisatawan lokal dan mancanegara untuk datang ke kotanya. Dalam dua tahun terakhir, SGS menunjukkan kenaikan omset siginifikan. Penyelengaraan SGS 2015 yang diikuti 571 tenant menghasilkan omset Rp 80 miliar, sedangkan pada 2016 diikuti 1.206 tenant mengasilkan omset Rp 161 Miliar.

“Kami menyadari jika Solo masih kurang tempat wisatanya. Oleh karena itu, kami mengadakan SGS 2017 ini, dengan partisipasi 1.500 tenant dan target omset Rp 200 miliar.”

Wakil Ketua II SGS 2017, David R. Wijaya, mengatakan penyelenggaraan kali ini dilatarbelakangi oleh trend ekonomi dan perputaran bisnis yang biasanya rendah pada bulan Januari dan Februari. “Untuk itu, Pemerintah Kota Solo bersama Kadin Kota Surakarta membuat terobosan sebuah event yang diharapkan mampu mendongkrak dan lebih menggeliatkan perekonomian di saat-saat low season. Nah, wujudnya adalah SGS 2017 ini,” ungkapnya.

Tahun lalu, SGS 2016 berhasil mendatangkan 39 ribu wisatawan mancanegara sebanyak dan 4,461 juta wisatawan domestik. Tahun ini, Pemkot menargetkan kenaikan jumlah pengunjung sebesar 30%. Oleh karena itu, event SGS 2017 akan diintegrasikan dengan berbagai kegiatan lain selama Februari 2017, antara lain:

  • Haul Habib Ali Bin M. Ali Habsyi (19 – 20 Januari 2017) di Kawasan Pasar Kliwon Solo
  • Grebeg Sudiro (28 Januari 2017) di Kawasan Pasar Gede Solo
  • Solo Imlek Festival (22 – 26 Januari 2017) di Benteng Vastenburg Solo
  • Wilujengan Nagari Maesa Lawung (26 Januari 2017) di Benteng Vastenburg Solo
  • Festival Jenang Solo “Ragam Jenang Nusantara” (17 – 19 Februari 2017) di Kawasan Budaya Ngarsopuro Solo
  • Kirab Budaya dalam rangka hari jadi Kota Surakarta ke 273 (18 Februari 2017) di Balaikota Surakarta
  • Sendratari Ramayana di Open Stage Taman Balekambang Solo
  • Wayang Orang Sriwedari (1 – 28 Februari 2017, minggu malam libur) di Gedung Wayang Orang Sriwedari
  • Ketoprak Balekambang Gedung Kesenian Balekambang Solo
  • Kampung Tiongkok (24 Januari 2017) di Solo Paragon
  • Meet & Greet Film The Last Barongsay (2 Februari 2017) di Solo Paragon
  • Java Cultural Wonders Travel Mart (4 – 7 Februari 2017) di Solo Paragon
  • UKM Solo Great Sale (8 – 12 Februari 2017) di Solo Paragon
  • Batik Craft Solo (17 – 26 Februari 2017) di Solo Paragon
  • Dan lain-lain.

Yang menarik, SGS 2017 juga melibatkan pedagang pasar tradisional. “Sebanyak 1.000 pedagang dari 12 pasar tradisional sengaja dilibatkan sehingga warna-warni Solo Great Sale 2017 bisa lebih hidup saat disambangi wisatawan domestik maupun mancanegara,” tutur Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagio. (cho)

 

 

Comments

comments