Melawan Islamfobia, Billboard 2 Bocah Berhijab Dipasang Lagi

0
190

AUSTRALIA, patas.id – Hasil kampanye penggalangan dana untuk memasang kembali billboard Australia Day yang menggambarkan 2 gadis cilik berhijab ternyata jauh diluar dugaan. Dari target $20 ribu dalam beberapa hari, ternyata malah mencapai $120 ribu dalam 24 jam saja. Rencananya, kelebihan uang kampanye akan disumbangkan ke organisasi suku pribumi Australia.

Penggalangan dana bermula saat minggu lalu, billboard yang memajang foto 2 gadis cilik berhijab diprotes warga Australia. Billboard tersebut dipasang di jalan tol Melbourne dan terpaksa diturunkan karena pihak perusahaan pemilik billboard mendapat banyak ancaman yang bernada Islamfobia. Di sosial media, foto yang dipakai untuk mempromosikan event Australia Day  tersebut banyak mendapat komentar dan kecaman. Tak sedikit yang langsung ditujukan pada dua gadis kecil tak berdosa tersebut.

Merasa tergugah, agen periklanan Campaign Edge kemudian mengadakan penggalangan dana agar foto kedua gadis itu dicetak ulang dalam bentuk poster dan disebarkan pada momen Autralia Day tanggal 26 Januari 2017 nanti. Dee Madigan, Direktur Kreatif Campaign Edge, mengungkapkan bahwa dirinya memulai penggalangan dana karena tak rela saat orang-orang yang rasis dan penganut islamfobia merasa menang saat billboard diturunkan.

“Ada banyak sekali foto dan reklame yang menggambarkan keanekaragaman etnis di seluruh Autralia. Tapi mereka justru menurunkan foto dua gadis muslim Autralia. Dan mereka adalah orang-orang yang juga mengatakan bahwa kaum muslim Australia tidak mau berbaur. Ini salah.”

Dengan mencuatnya Hanson dan Trump, tambah Madigan, nampaknya semua orang diijinkan untuk rasis. “Penggalangan dana kulakukan sebagai perlawanan, sebab kupikir banyak sekali kelompok rasis di luar sana yang merasa memiliki banyak teman meskipun mayoritas berdiam diri.”

 

Awalnya, Madigan hanya menargetkan mendapat dana sebesar $20 ribu dalam beberapa hari, cukup untuk membuat sebuah billboard. Namun ternyata penyumbang banyak sekali, hingga mencapai rata-rata pemasukan $100 per menit. Setelah terkumpul sebanyak $120 ribu, kampanye diperluas dengan rencana memasang lusinan billboard di beberapa kota besar Australia.

“Ini adalah inisiatif yang harus didukung sepenuhnya karena mencerminkan semangat Australia yang sesungguhnya,” tulis organisasi United Muslims of Australia sehubungan dengan sumbangan yang mereka berikan. Selain kelompok muslim, Madigan mengakui bahwa sumbangan juga didapat dari politisi, kelompok, serta individu. Setelah kemudian berdiskusi dengan Asylum Seeker Resource Centre, sisa uang pembuatan dan pemasangan billboard akan disumbangkan pada media independen suku Aborigin, IndigenousX, serta organisasi nirlaba Children’s Ground.

Hari Kamis (19 Januari 2017) ini, Madigan menyebutkan bahwa pemasangan billboard dua bocah berhijab tersebut akan dipasang di Preston, Collingwood, Springvale, Endeavour Hills dan Yarraville mulai Jum’at (20 Januari 2017) hingga event Australia Day tiba. (cho)

Comments

comments