Awal Tahun, Cianjur Krisis Stok Darah

0
161

CIANJUR, patas.id – ‎Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Cianjur menyatakan, di awal tahun ini Cianjur krisis stok darah. Bahkan untuk golongan darah A, antara stok dan kebutuhan berbanding cukup jauh.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pengerahan dan Pelestari Donor Darah UUD PMI Kabupaten Cianjur, Anton M Salim. Menurutnya, pada 10 sampai 12 Januari 2017, stok darah begitu kurang. Darah golongan A hanya 30 labu, golongan B sebanyak 20 labu, darah golongan O mencapai 30 Labu dan AB sebanyak 6 labu.

“Untuk Golongan darah A sangat kurang, kebutuhan per hari itu 45 labu, sementara stok hanya 30 labu. Sementara golongan darah lain sangat pas-pasan dengan kebutuhan per hari,” kata dia, Rabu (18 Januari 2017).

Menurutnya kondisi itu masih terjadi hingga saat ini, meskipun mulai 17 Januari stok darah mulai bisa terpenuhi. “Terpenuhi tapi belum berada di titik aman, sebab antara kebutuhan dan stok itu sama, tidak ada stok cadangan untuk kejadian yang tiba-tiba dan dibutuhkan segera,” kata dia.

Menurutnya, fenomena kekurangan stok darah di awal tahun merupakan yang pertama selama beberapa tahun terakhir. Tingginya permintaan dari rumah sakit dan minimnya pendonor menjadi faktor utama.

“Kebutuhan banyaknya dari pasien talasemia dan adanya operasi. Sementara pendonor minim. Anak sekolah sedang libur dan ins‎tansi pemerintahan masih berbenah di OPD baru‎. Makanya kami hanya mengandalkan pendonor yang ada, itupun mesti ada yang kami datangi ke rumahnya. Ini fenomena yang pertama kalinya,” kata dia.

‎Menurutnya, untuk memenhi kebutuhan yang meningkat, di jangka dekat ini pihaknya akan mengoptimalkan pendonor aktif dan menyampaikan kepada pendonor yang sudah waktunya mendonor untuk segera ke UDD PMI. Sementara ke depan, pihaknya akan mengoptimalkan lagi kegiatan donor darah massal.

“Kebutuhan tahun ini diperkirakan meningkat, dari biasanya 1.400 labu per bulan menjadi 1‎.500 sampai 1.600 labu per bulan. Kami sudah siapkan upaya jangka pendek, menengah dan jangka panjang agar stok darah tetap aman,” tuturnya.(isl)

Comments

comments