Ombak Tinggi, Hasil Tangkapan Nelayan Turun

0
159

CIANJUR, patas.id – Dinas Kelautan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Cianjur mengaku khawatir tangkapan nelayan di tahun ini terus berkurang. Di samping faktor cuaca, masih minimnya armada kapal yang memadai jadi penyebab utamanya.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan Peternakan dan Perikanan Kabupaten Cianjur, H. Tata. Menurutnya, setiap tahun hasil tangkapan ikan laut di Cianjur terus mengalami penurunan.

“Sekarang saja hasil tangkapan selama satu tahun hanya 13 ribu ton atau lebih kurang seribu ton per bulan. Angka yang sangat sedikit dibanding sumber daya alam yang luas.”

Menurutnya, Cianjur memiliki tepi pantai se‎panjang 75 kilometer. Sayangnnya, Cianjur belum memiliki pelabuhan, sehingga batas muatan kapal hanya kecil, yakni di bawah 5 gross ton (GT). Jika perahu melebihi batas itu, kapal dimungkinkan cepat hancur.

“Makanya setiap tahun hasil tangkapan menurun. Jangkauan nelayan ‎dengan perahu yang sekarang hanya 4 mil, jika lebih sama saja bunuh diri karena ombaknya besar dan tidak mungkin dilalui perahu di bawah 5 GT,” kata dia.

Selain itu, lanjut dia, kondisi cuaca menjadi penyebab minimnya tangkapan nelayan di Cianjur selatan. Angin Barat, menurutnya, membuat ombak lebih tinggi, bahkan mencapai 5 meter atau lebih. Akibatnya nelayan tengah memilih untuk menjaring ikan di tepi pantai.

“Ada yang menjaring di tepi, ada juga yang eralih profesi ke tani atau jadi jadi pengojek. Kemungkinan akhir Februari, laut kembali normal. Makanya perlu ada solusi lain untuk meningkatkan tangkapan dengan potensi yang besar tersebut,” tandasnya. (isl)

Comments

comments