16 Orang Terjebak dalam Roller Coaster

0
197

QUEENSLAND, patas.id – Sebanyak 16 orang pengunjung arena permainan  Movie World, Australia, mengalami 2 jam terpanjang dalam hidup mereka. Kedua puluh pengunjung yang menaiki wahana roller coaster Arkham Asylum tersebut tergantung di udara, di ketinggian sekitar 3o meter di atas tanah, karena roller coater yang mereka tumpangi macet.

Kejadian tersebut terjadi Rabu (11 Januari 2017) menjelang tengah hari waktu setempat. Roller coaster Arkham Asylum yang dibuka sejak tahun 2012 dan bisa mencapai kecepatan 85 km/jam tersebut melaju seperti biasa. Namun tiba-tiba menjelang puncak, roller coster tersebut tiba-tiba berhenti di udara. Enam belas penumpang tergantung dalam kursinya masing-masing di ketinggian sekitar 30 meter di atas tanah.

Untunglah pihak taman gesit meminta pertolongan. Dinas Pemadam Kebakaran Queensland segera dipanggil dan datang. Ambulan pun dipersiapkan. Juru bicara Damkar mengatakan bahwa panggilan tersebut dilakukan sekitar pukul 11.30 waktu setempat oleh pengelola Movie World.

“Kami dipanggil untuk memberikan penyelamatan vertikal.”

Petugas Damkar menurunkan 5 orang personelnya dalam penyelamatan tersebut. Empat orang harus diangkat dengan cherry picker atau mesin pengangkut, sementara 12 lainnya diturunkan melalui tangga darurat. Pukul 13.20 waktu setempat, seluruh penumpang Arkham Asylum berhasil dievakuasi. Tak ada korban dalam kejadian tersebut, namun semua penumpang segera diberi air agar tak mengalami dehidrasi, mengingat mereka terkatung-katung di udara di bawah paparan matahari panas dengan suhu mencapai 30 derajat Celcius.

General Manager Movie World, Greg Yong, mengungkapkan bahwa sejauh ini kemacetan Arkham Asylum diperkirakan karena rantainya mengalami kemacetan. Yong menambahkan bahwa analisis menyeluruh akan dilakukan, termasuk memeriksa apakah udara panas mempengaruhi kinerja mesin roller coater.

“Untuk sementara hingga hasil penyelidikan keluar, wahana roller coaster Arkham Asylum akan ditutup untuk sementara.”

Dalam tiga bulan terakhir, terdapat 4 insiden serupa di Australia. Sebelumnya pada Oktober 2016, roller coaster di arena permainan Dreamland mengalami hal yang sama, yaitu macet saat sedang meliuk di udara. Empat orang meninggal dalam tragedi tersebut. Kejadian serupa terjadi kembali bulan November 2016 di arena permainan Green Lantern. Pihak Green Lantern mengungkapkan bahwa kemacetan roller coaster mereka disebabkan oleh kesalahan operasi pada komputer. (cho)

Comments

comments