Jalur Lingkar Timur Butuh Tambahan Penerangan Jalan Umum

0
202

CIANJUR, patas.id – Warga di sekitar Jalur Lingkar Timur (JLT) mengharapkan adanya penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan rambu-rambu lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di jalur tersebut.

Ayi Irawan (50 tahun), warga Kampung Paseh RT 02/RW 5 Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur, mengungkapkan bahwa hampir setiap minggu terjadi kecelakaan di Jalur Lingkar Timur, termasuk yang melintas di kampungnya.

“Sabtu (7 Januari 2016) ada yang kecelakaan, pengendara motor karena nabrak kucing sampai meninggal‎. Hari ini, di lokasi yang sama ada kecelakaan lagi bus sama pick up, satu orang meninggal. Memang sering di sini mah,” kata Ayi saat ditemui di JLT.

Baca: BUS DAN PICKUP TUBRUKAN DI JALUR LINGKAR TIMUR, SATU TEWAS

Kecelakaan di jalur lingkar timur biasa terjadi saat malam hari, sambung Ayi. Pasalnya, penerangan jalan masih minim, sehingga pendengaran kurang memperhatikan arus di depannya.

“Kadang-kadang tidak terlihat ada kendaraan di depan karena lampunya lupa dinyalakan atau alasan lainnya. Kalau siang mah jarang, seringnya malam. Jadi warga di sini mah sudah siap selalu kalau malam hari, khawatir ada kecelakaan tidak tertolong.”

Faktor keamanan dan keprihatinan itu yang membuat warga mengharapkan ada penambahan penerangan jalan umum di jalur tersebut. “Kalau terlihat mah mungkin tidak akan banyak yang celaka saat malam hari,” ujar Ayi.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah kecelakaan maut yang melibatkan bus dan mobil pickup terjadi di Jalur Lingkar Timur tepatnya di Kampung Paseh RT 02 / RW 5 Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur, Minggu (8 Januari 2017) siang. (isl)

Comments

comments