Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus 140 Ribu

0
193

CIANJUR, patas.id – Harga cabai di Cianjur terus naik. Khusus cabai rawit, harganya saat ini mencapi Rp 120 ribu per kilogram. Padahal biasanya harga cabai rawit berkisar di antara Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu per kilogram. Bahkan untuk cabai rawit merah bisa di angka Rp 140 ribu per kilogram.

Hal itu diungkapkan oleh Burhanudin (25 tahun), pedagang di Pasar Muka. Menurutnya, sejak menjelang Natal dan tahun baru, harga cabai terus naik, terlebih untuk cabai rawit. Bahkan untuk beberapa hari terakhir, harga cabai rawit menembus angka di atas Rp 100 ribu per kilogram.

“Kalau sebelum ta‎hun baru harganya Rp 80 ribu per kilogram, sekarang sudah Rp 110 ribu sampai Rp 120 ribu per kilogram. Normalnya hanya Rp 30 ribu per kilogram,” kata dia saat ditemui di lapaknya, Kamis (5 Januari 2017).

Menurutnya, untuk cabai jenis lainnya berada di angka normal, yakni Rp ‎30 ribu per kilogram untuk cabai hijau, Rp 55 ribu per kilogram untuk cabai merah, cabai tanjung seharga Rp 60 ribu per kilogram, cabai keriting merah seharga Rp 60 ribu per kilogram, dan cabai kriting hijau seharga Rp 32 ribu per kilogram.

“Hanya cabai rawit hijau dan merah yang naik. Kala cabai rawit merah bisa sampai Rp 140 ribu per kilogram,” jelasnya.

Sama halnya dengan di Pasar Muka, harga Cabai Rawit di Pasar Warungkondang juga terus naik. Namun kenaikannya tidak begitu signifikan, seperti di Pasar Muka.

Ketua Dewan Perwakilan Pedagang Pasar Warngkondang, Enday Hendrayana, mengatakan, masih tersisanya stok cabai beberapa hari lalu membuat harga tidak terlalu tinggi, dimana cabai rawit hijau masih di angka Rp 90 ribu per kilogram dan cabai rawit merah seharga Rp 110 ribu per kilogram.

“Masih ada stok lama, jadi kenaikannya belum tinggi. Tetapi kalau sudah ada pasokan baru, sepertinya akan sama dengan pasar lain,” kata dia.

Menurutnya, harga yang tinggi membuat tingkat penjualan menurun. Tidak hanya itu, stok yang didapat para pedagang juga terbatas. “Biasanya 10 kilogram habis dalam dua hari, sekarang 10 kilogram paling cepat habis empat hari. Dalam sekali kirim juga dapatnya hanya 5 kilogram, tidak lebih karena stoknya tidak ada,”‎ tuturnya.(isl)

Comments

comments