Kemendagri tak Jelas Soal Blanko E-KTP

0
220

CIANJUR, patas.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur mengharapkan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) segera mem‎beri kepastian waktu lelang blanko dilakukan. Pasalnya antrean dokumen e-KTP siap cetak terus bertambah.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Cianjur, Moch Ginanjar mengatakan, setelah batal lelang pada November 2016, Kemendagri menyatakan bakal melakukan lelang lagi pada Januari 2017. Tetapi hingga kini belum ada informasi terbaru dari rencana lelang tersebut.

“Belum ada informsi lagi, mungkin masih proses. Mudah-mudahan ada pekan depan sudah ada kabar baik tentang lelang blanko,” ujar dia,

Menurutnya, lelang dan pengadaan tersebut sebaiknya bisa selesai pada Januari ini dan segera didistribusikan, sebab para pemohon e-KTP sudah menunggu terlalu lama untuk pencetakan.

“Kekosongan terjadi sejak Agusts 2016. Sebelum itu antrean pencetakan suah banyak. Jadi ada yang sampai berbulan-bulan belum selesai. Kasihan kalau harus terus menunggu,” kata dia.

‎Menurut Ginanjar, antrean cetakan KTP sudah mencapai 103 ribu jiwa, dari target perekaman sebanyak 200 ribu jiwa.

“Print ready record-nya sah sebanyak itu. Makanya kesediaan blanko sesuai kebutuhan harus ‎dipenuhi oleh Kemendagri jika tak ingin warganya kecewa,” kata dia.

Ginanjar menambahkan, dengan tujuh mesin cetak bisa mencetak sebanyak 1.400 KTP per hari, sebab per mesin hanya dimaksimalkan mencetak 200 KTP per hari.

“Kalau lebih dari itu akan cepat rusak. Makanya dengan mesin yang ada dan antrean yang panjang, butuh‎ waktu 2 bulan lima belas hari jika dicetak tanpa ada hari libur,” tuturnya.

Meski begitu, lanjut dia, ada alternatif lain sebagai pengganti KTP, yakni surat keterangan (suket). “Fungsinya sama, tpi masih banyak yang tidak pakai, karena menganggap tak begitu membutuhkan,” kata dia.(isl)

Comments

comments