Gas 5 Kilogram Meledak, 7 Orang Dirawat Intensif

0
164

CIANJUR, patas.id – ‎Sebanyak tujuh orang warga Kampung Cikupa RT 06/RW 01 Desa Kemang Kecamatan Bojongpicung harus mendapatkan penanganan intensif akibat terkena ledakan elpiji, Rabu (28 Desember 2016) pagi. Beberapa korban mengalami luka bakar serius hingga 50 persen lebih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi pada pukul 07.00 Wib tersebut berawal ketika salah seorang warga memasang tabung elpiji lima kilogram atau bright gas ketika hendak memasak untuk kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Namun setelah dipasang, kompor tak kunjung menyala. Ketika dibuka, gas tiba-tiba menyembur.

“Ketika mau dipasang, normal, tapi setelahnya tak mau nyala. Saat regulator dilepas, gasnya langsung keluar,” ujar Ridwan (35), orang yang memasang regulator pada tabung yang meledak.

Tidak lama setelah menyembur, elpiji tersebut langsung dibawa ke luar dapur untuk dan dibuang ke kolam supaya gasnya tidak menyebar. ‎Tetapi, gas yang telah keluar terbakar lantaran terpicu oleh api di sekitarnya.

‎”Setelah dilempar ke kolam, sekitar beberapa menit. Api muncul, mungkin karena sebelumnya ada gas yang telah keluar,” kata dia.

Kepala Desa Kemang, Dadan, mengatakan, tujuh orang korban luka langsung dibawa ke IGD RSUD Cianjur untuk mendapatkan perawatan.

“Kejadiannya sekitar pukul 07.00 WIB, saat warga sedang menyiapkan masakan untuk acara akikah sekaligus Maulid Nabi SAW,” jelas dia.

Dadan mengatakan, dari ketujuh korban yang mengalami luka bakar itu, satu di antaranya kondisinya kritis, termasuk salah satu di antaranya ialah anak-anak.
“Satu korban atas nama H Sodikin, kondisinya kritis dan tidak sadarkan diri. Hampir semua tubuhnya mengalami luka bakar. Ada anak-anak, namanya Jamila (7). Kebetulan sedang ada di sekitarlokasi sehingga ikut jadi korban,” katanya.(isl)

Comments

comments