Cianjur Belum Punya Data Investasi

0
145
D0343G

CIANJUR, patas.id – Kepala ‎Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM) Kabupaten Cianjur, Endang Suhendar, mengaku belum memiliki data total investasi di Cianjur. Belum adanya Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang baru menjadi alasan belum pastinya nilai inventasi.

Menurutnya, dari ratusan perusahaan di Cianjur, nilai investasi yang diterima masih belum terdata sepenuhnya, baik untuk investasi dari pemodal dalam negeri ataupun investasi asing.

“Belum ada data riilnya berapa, karena masih harus didata lagi,” kata dia saat ditemui di kantornya.

Menurutnya, nilai investasi tersebut terpecah di banyak wilayah. Kurangnya petugas, membuat pendataan tersendat, sebab fokus terbagi dengan pendataan toko ritel dan perusahaan ternak tak berizin di Cianjur.

“Sebelumnya kami kekurangan petugas, tapi ke depan ada penambahan jadi pendataan bisa maksimal. Pekerjaan pun bisa sesuai tupoksinya, tidak seperti saat ini, dimana satu staf dapat mengerjakan berbagai hal,” kata dia.

Di samping itu, lanjut dia, belum ditentukannya kawasan industri membuat penilaian total investasi menjadi sulit. “Karena terpecah jadi belum didapat nilai riilnya,” kata dia.

Tetapi, menurut Endang, setelah ditetapkannya RTRW yang baru, nilai investasi yang masuk ke Cianjur bisa terdata dengan mudah. Pasalnya dari RTRW yang baru, ditentukan kawasan industri, sehingga industri akan terpusat di satu titik, yakni Mande dan Sukaluyu.

“Di sana rencananya investor menyewa lahan untuk industri. Jadi nanti mudah terlihat berapa nilai investasi yang masuk. Kami optimis di struktur organissi yang baru, baik perizinan atau akumulasi penanaman modal bisa maksimal,” kata dia.(isl)

Comments

comments