Pengunjung Jangari Akan Didata

0
199

CIANJUR, patas.id – Petugas Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat yang bertugas di kawasan Jangari berencana untuk mendata siapapun pengunjung yang menggunakan jasa perahu di kawasan Jangari, untuk mengantisipasi masuknya Teroris ke Cianjur melalui jalur waduk Cirata.

Petugas Dishub Provinsi Jabar, Uli Supriatna, ‎mengatakan, banyak akses masuk menuju Kawasan Cirata. Pasalnya waduk seluar 18 ribu hektar itu meliputi Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Purwakarta.

“Sebenarnya untuk antisipasi teroris yang masuk cukup sulit, sebab ‎banyak akses masuk. Di Jangari saja ada 4 titik masuk,” kata dia saat sidak warga kolam terapung.

Menurutnya, untuk wilayah yang paling rawan masuknya teroris ialah di sekitar bendungan, yakni di Purwakarta yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung Barat.
“Kalau Cianjur kecil kemungkinannya,” kata dia.

Namun pihaknya akan turut serta dalam mengantisipasi masuknya teroris ke kawasan tersebut. Salah satunya dengan mendata wisatawan yang menggunakan jasa angkutan perahu, baik wisatawan asing ataupun lokal.

“Semula yang didata hanya wisatawan asing, tapi akan kami upayakan ke depan semua wisatawan atau yang menggunakan jasa perahu untuk didata. Tapi kami juga perlu bantuan dari seluruh pihak, sebab tidak mungkin bekerja sendiri.

Kapolsek Mande, Ahmad Supriatna, mengatakan, pihaknya bakal mengoptimalkan patroli dan pengawasan ke kolam terapung, terlebih mendekati malam pergantian tahun.

“Bhabinkamtibmas akan dioptimalkan, mereka yang mendata secara berkala. Ketika ada yang baru dan mencurigakan maka diperiksa,” kata dia.(isl)

Comments

comments