Mayat tanpa Identitas Ditemukan di Cugenang

0
218
JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto BERMAIN AIR-Anak-anak bermain air saat banjir merendam sejumlah rumah di Sewu, Solo, Rabu (22/2). Hujan deras yang melanda wilayah Soloraya pada Selasa (21/2) malam hingga Rabu (22/2) pagi, membuat tinggi permukaan air di Bengawan Solo mengalami kenaikan.
CIANJUR, patas.id – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di dalam gorong-gorong depan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) di Kampung Banjarpinang RT 02/RW 05 Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Selasa (27 Desember 2016) pagi.
Mayat pria dengan ciri-ciri menggunakan kaos merah dan celana pendek tersebut, ditemukan pertama kali oleh Hasan, pemilik bengkel tambal ban. Hasan melihat mayat tersebut tertelungkup di parit dengan sebagian badannya masuk ke gorong-gorong.
Kapolsek Cugenang, Kompol Iwan Mustawan mengatakan, pukul 06.30 Wib, Hasan mau membuka bengkel tambal ban miliknya, dan melihat sesosok jenazah telungkup di parit.
“Hasan kemudian melaporkannya ke RT, dan diteruskan ke kami. Berdasarkan hasil olah TKP, mayat tersebut ada kemungkinan buangan dari daerah lain,” terang Iwan saat dihubungi melalui telepon seluler.
Iwan mengatakan, di tubuh mayat tersebut terdapat beberapa luka, di antaranya luka di bagian belakang kepala, patah kaki kanan, dan di dahi.
“Kemungkinan korban pembunuhan. Bisa juga korban tabrak lari, karena kami masih melakukan identifikasi,” terangnya.
Saat ditemukan, kata Iwan, di dalam dompet celana korban ada dompet berisi uang Rp 50 ribu, tapi tidak ada identitas pengenal. Dia memperkirakan, kematian korban belum lama karena darahnya masih segar.
“Mungkin baru meninggal 3 jam lalu. Sekarang mayatnya ada di kamar jenazah RSUD Cianjur. Bagi keluarga yang merasa kehilangan, silahkan menghubungi RSUD,” ungkapnya.(isl)

Comments

comments