Trend Remaja: Menyelinap dan Menginap di Outlet Ikea

0
263


SWEDIA
, patas.id – Kebadungan remaja seakan tak ada habisnya. Di luar negeri dalam beberapa bulan terakhir, trend superkonyol namun banyak dilakukan adalah menyelinap ke dalam lemari di toko Ikea, menunggu hingga toko tutup, lalu menginap di sana hingga toko dibuka kembali keesokan harinya.

Trend ini merebak sekitar bulan Agustus lalu saat beberapa video blogger (vlogger) mengunggah video mereka saat iseng menyelinap dan menginap di toko Ikea. Dalam salah satu video, terlihat mereka berjalan-jalan di toko yang luas serta melompat-lompat di atas kasur Ikea dengan riang gembira.

Mungkin karena dianggap menantang dan berbahaya, kebadungan ini segera menjadi trend. Video yang mendapat jutaan views tersebut segera diikuti oleh video-video lain yang sejenis. Sebagian besar remaja berhasil lolos dari pantauan sekuriti, namun tercatat sudah 10 remaja yang tertangkap menginap di toko Ikea. Namun untungnya, mereka lolos dari jeratan hukum karena masih di bawah umur.

Dalam kasus terakhir, dua orang gadis berusia 14 tahun tertangkap oleh staf toko Ikea di kota Jonkoping, Swedia, Mereka mengaku menginap malam sebelumnya di dalam toko yang sudah tutup. Dua gadis remaja lain yang berusia masing-masing 15 tahun juga tertangkap sekuriti di pagi hari. Namun mereka mengaku tak tidur di atas kasur Ikea. Alih-alih menginap, mereka malah begadang karena takut membunyikan alarm jika keluar dari lemari.

Ikea adalah perusahaan Swedia terkemuka yang bergerak di bidang penyediaan mebelair seperti meja kursi, perabotan kantor, tempat tidur, dan lain-lain. Produk-produk Ikea terkenal berkualitas istimewa, tahan lama, berdesain modern, serta ramah lingkungan. Tak heran jika perusahaan yang didirikan sejak tahun 1943 oleh Ingvar Kamprad ini berkembang pesat. Pada tahun 2008, Ikea dinobatkan sebagai perusahaan mebelair terbesar dunia.

Menanggapi fenomena kebadungan remaja ini, juru bicara Ikea, Jakob Holmstrom, berharap trend ini segera berlalu meskipun dengan bijak mengungkapkan bahwa dia sangat mengapresiasi minat para remaja terhadap produk-produk Ikea.

“Kami berharap trend ini segera berlalu. Kami menghargai minat para remaja terhadap produk Ikea, namun keamanan dan kenyamanan pekerja serta pembeli adalah prioritas utama kami. Karena itu kami memohon para remaja agar tak lagi menyelinap dan menginap di toko.”

Meski begitu, Holmstrom menyambut baik ide-ide segar yang bisa meningkatkan popularitas dan nama baik Ikea. “Kami menyambut siapapun yang memiliki gagasan untuk membuat event di Ikea. Siapapun bisa menghubungi kami dan mendiskusikannya. Jika gagasan tersebut bagus, kami dengan senang hati bekerja sama,” pungkasnya. (cho)

Comments

comments