Demam “Om Telolet Om” di Jalan Raya Bandung

0
181

CIANJUR, patas.id – Aksi ‘Om Telolet Om’ ternyata tidak hanya marak di kalangan anak usia SD, tapi remaja dan orang dewasa pun ramai-ramai mengikutinya. Seperti yang terjadi di setiap kampung di sepanjang Jalan Raya Cianjur-Bandung, mulai dari Kecamatan Karangtengah hingga Haurwangi di perbatasan Kabupaten Bandung
Barat.

Setiap sore tampak pemandangan warga berkelompok meminta dibunyikan klakson bus, truk, dan mobil lainnya dengan mengacungan tulisan “Om Telolet Om”. Seperti yang dilakukan beberapa siswa SMK Nurul Hidayah Pasundan (NHP), Jumat (23 Desember) sore. Sambil menunggu jemputan pulang, mereka mencari hiburan terlebih
dahulu dengan ramai-ramai berdiri di pinggir jalan raya sambil mengacungkan kertas bertulisan “Om Telolet Om”. Saat sopir bus, truk, dan mobil lainnya membunyikan klakson “telolet… telolet… telolet”, mereka pun bersorak-sorai
dengan gembira.

Acep Candra, siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK NHP Kecamatan Haurwangi yang sekolahnya di pinggir Jalan Raya Bandung, mengaku sering beramai-ramai berkumpul di pinggir jalan raya meminta dibunyikan klakson. Dia tidak memiliki maksud lain, kecuali hanya mencari hiburan untuk menghilangkan
rasa penat setelah mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar.

“Ini hanya hiburan saja, ramai-ramai meminta dibunyikan suara klakson yang bunyinya indah: telolet, telolet, telolet.”

Sementara itu, Perwira Pengendali Pos Pengamanan XIV Citarum, Ipda Abdul Mukit, mengaku khawatir dengan kebiasaan orang beramai-ramai meminta dibunyikan klakson kendaraan sambil berdiri di pinggir jalan. “Soalnya setelah klakson dibunyikan, mereka bersorak-sorai sambil berloncat-loncatan di pinggir jalan,” kata dia.

Dia berharap orangtua dan pihak sekolah mengarahkan anak-anak jangan sampai minta telolet terlalu dekat jalan raya, karena Jalan Raya Cianjur-Bandung tergolong jalur cepat. “Jangan sampai menimbulkan kejadian yang tidak
diinginkan semua pihak,” tegasnya. (mas)

Comments

comments