1 dari 3 Kematian di China Disebabkan Polusi

0
127

CHINA, patas.id – Sebuah riset akademis terbaru mengungkap fakta bahwa 1 dari 3 kematian di negara China disebabkan oleh polusi asap. Saat ini di sebagian wilayah di China, menghirup udara tak ubahnya seperti menghirup berbungkus-bungkus rokok.

Menurut surat kabar South China Morning Post, riset yang menganalisa 74 kota di China tersebut menyebutkan bahwa sebanyak 31,8% dari sekitar 3juta kematian yang terjadi pada tahun 2013 disebabkan oleh gangguan pernafasan yang diakibatkan oleh pencemaran udara berkepanjangan.

Riset yang dilakukan di Universitas Nanjing tersebut menemukan bahwa kota yang kondisi udaranya paling tercemar adalah kota Baoding, Shijiazhuang serta Handan. Di kota-kota industri tersebut, sekitar masing-masing 30.000 kematian yang terjadi pada tahun 2013 saja, berhubungan dengan pencemaran udara.

Semenjak tahun 2013, kondisi tersebut tak kunjung membaik. Sejak minggu lalu, Beijing telah mengeluarkan peringatan “siaga merah” karena ibukota dan kota-kota lain di wilayah utara China telah diselimuti asap tebal yang berbahaya. Sebanyak hampir setengah milyar jiwa terancam kesehatannya.

Dilaporkan bahwa tingkat polusi yang terjadi di kota-kota bersiaga merah tersebut mencapai level 500 PM 2,5 partikel per meter kubik, sementara WHO telah menetapkan bahwa tingkat udara yang aman untuk dihirup ada di level 25 atau lebih rendah.  Tak heran jika pulujan ribu penduduk China kemudian mengungsi ke wilayah selatan yang tingkat polusinya cenderung lebih rendah.

Saat ini di wilayah China utara, dampak polusi telah dirasakan di berbagai sektor: rumah sakit dipenuhi oleh pasien-pasien yang menderita gangguan pernafasan, jalan tol ditutup, ratusan jadual penerbangan dibatalkan, sekolah-sekolah pun terpaksa diliburkan. Meski begitu, beberapa sekolah masih memaksakan siswanya mengikuti ujian.

Sebuah gambar yang beredar di Twitter baru-baru ini memperlihatkan sebuah foto yang memprihatikan. Dalam foto yang diunggah pemilik akun bernama Chuck Buckley atau Chu Bailiang tersebut, nampak anak-anak usia sekolah tengah duduk di sebuah lapangan dengan memakai jaket dan masker, menghadapi soal ujian di tengah kepungan asap kelabu yang memburamkan pandangan.

Riset yang dilakukan di Universitas Nanjing juga menguatkan kesimpulan riset yang dilakukan oleh International Energy Agency pada bulan Juni lalu. Hasil kedua riset tersebut menunjukkan bahwa polusi udara telah memangkas 25% usia harapan hidup warga China atau setidaknya umur rata-rata warga China kini berkurang masing-masing sebesar 5,5 tahun akibat polusi berkepanjangan di negara industri yang rajin mengekspor produk-produk negaranya tersebut. (cho)

Comments

comments