Serapan Anggaran Rendah, Dewan Akan Panggil OPD

0
184

CIANJUR, patas.id – DPRD Kabupaten Cianjur bakal memanggil setiap organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengevaluasi dan memantau penyerapan anggaran di akhir tahun anggaran 2016.

Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Yadi Mulyadi, mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyerapan anggaran di setiap OPD. Pasalnya sejak November 2016, aktivitas Dewan dan eksekutif padat oleh sidang paripurna APBD 2017 dan pembahasan Raperda.

“Belum ada evaluasi, kemungkinan setelah tanggal 20 (Desember 2016). Pekan ini dewan juga disibukan dengan pembahasan tiga Raperda,” kata dia saat ditemui di ruangannya, Kamis (15 Desember 2016).

Dia mengungkapkan, di tahun ini total anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni  mencapai Rp 3,4 triliun. Setelah perubahan, nilainya meningkat menjadi Rp 3,59 triliun. “Ada kenaikan setelah perubahan, karena adanya peningkatan pendapatan daerah,” kata dia.

Sesuai dengan aturan, anggaran tersebut menurutnya dialokasikan pada sektor pendidikan sebesar 20 persen, kesehatan 10 persen, dan infrastruktur 10 persen.

Menurutnya, ‎setelah selesai seluruh agenda, setiap OPD akan dipanggil oleh komisi yang membidanginya. Jika terjadi ketelambatan penyerapan anggaran, maka akan dilihat faktor penyebabnya.

“Harus diselesaikan di pangkal permasalahan, dengan harapan penyerapan di sisa waktu bisa maksimal. Minimal di atas 95 persen,” kata dia.

Tapi, Yadi, menambahkan, jika ada sisa anggaran, hal itu belum bisa dikategorikan pada silpa. Pasalnya efisiensi anggaran juga dapat menyisakan anggaran.

“Misalnya, salah satu proyek nilainya Rp 1 miliar, tapi setelah dilelang ada yang bisa menawarkan Rp 950 juta dengan kualitas yang sama. Berarti ada efisiensi Rp 50 juta, dan itu penilaiannya bagus, tidak masuk dalam silpa. Tapi untuk lebih pastinya kami menunggu dulu evaluasi,” kata dia.(isl)

Comments

comments