Harga Gas Untuk 3 Sektor Industri Diturunkan

0
159

JAKARTA, patas.id – Setelah mempertimbangkan untuk menurunkan harga gas industri guna mendorong kegiatan ekonomi, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memastikan akan mengumumkan penurunan harga gas untuk industri hari ini, Rabu (23 November 2016). Pemerintah memutuskan terlebih dulu akan menurunkan harga gas untuk sektor industri petrokimia, pupuk, dan baja.

Sebelumnya pada Selasa (8 November 2016) lalu, Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, memaparkan bahwa penurunan harga gas di hulu akan dilakukan untuk harga gas antara US$ 6-8 per MMBTU sebesar US$0-1 per MMTU (0-16,7%) menjadi minimal US$ 6 per MMBTU. Selain itu, untuk harga gas US$ 8 per MMBTU ke atas diturunkan sebesar US$ 1-2 per MMBTU (12,5-25%) menjadi minimal US$ 6 per MMBTU.

Lebih lanjut dia mengatakan, terdapat empat jenis industri yang mendapat prioritas penurunan harga yaitu pertama, industri yang menggunakan gas sebagai bahan baku seperti pabrik pupuk dan petrokimia. Kedua, industri strategis. Ketiga, industri yang menggunakan gas sebagai proses. Jadi dalam pembuatan produk, fungsi gas tidak dapat digantikan. Keempat, industri manufaktur yang memiliki banyak karyawan.

Sektor-sektor industri di luar petrokimia, pupuk dan baja, juga akan diusahakan turun harganya. Menurut Darmin, penurunan harga akan diputuskan sebelum pergantian tahun.

“Kami usahakan, dalam waktu sebelum akhir tahun, kami akan selesaikan.”

Namun, meskipun peraturan menteri tersebut diumumkan pekan ini, penurunan harga gas baru akan berlaku per 1 Januari 2017. (cho)

Comments

comments