Puncak Luapan Air Terjadi Awal Januari

0
183

CIANJUR, patas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, memprediksi puncak luapan air setelah dibukanya pintu air Saguling akan terjadi pada awal 2017. Pasalnya musim hujan akan terjadi di pada awal Januari.

Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman. Menurutnya, saat ini kondisi luapan air belum terlalu mengancam pemukiman penduduk, dan hanya sebatas menggerus bantaran sungai. “Luapannya belum begitu tinggi. Masih pasang surut. Yang terkikis sekarang bibir sungai selebar 1 meter,” ujarnya, Senin (14 November 2016).

Menurut Asep, ‎Januari 2017 bakal menjadi puncak musim hujan, dan dikhawatirkan luapan air semakin tinggi dan menghantam pemukiman penduduk di Kampung Bantarcaringin Desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur. “Makanya perlu diantisipasi, tidak bisa dibiarkan. Waktu hingga Januari perlu dibenahi supaya ketika kejadian besar, dampaknya dapat diminimalisir.”

Asep menambahkan bahwa BPBD sudah mulai menjalin komunikasi dengan PLTA Saguling. Di antaranya nanti dengan menyiapkan benteng khusus di bantaran sungai, sebab jika hal itu tidak dilakukan efeknya akan besar.

“Awalnya mau dibuat bendungan pakai karung pasir, tapi dari PLTA bakal bertanggung jawab dengan buat pembatas khusus.”

Asep mengklaim pihaknya sudah menyediakan tenda untuk pengungsi. Namun jumlahnya masih terbatas, sebab pengungsi tidak begitu banyak. “Memang masih ada kekurangan dimana tenda belum layak. Tapi memang pengungsian itu tidak layak bagi mereka yang terbiasa nyaman, namanya juga pengungsian. Tapi setidaknya sudah ada, untuk antisipasi ketika efeknya berdampak besar,” kata dia. (isl)

Comments

comments