Proyek Trotoar Kembali Dilanjutkan

0
175

CIANJUR, patas.id – Dinas Binamarga Kabupaten Cianjur kembali melanjutkan pembangunan proyek trotoar dan taman di sejumlah ruas jalan protokol, kemarin (10 November 2016). Pemborong pun sudah diintruksikan mengganti kanstin yang semula dinilai kurang bagus oleh Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman.

Kepala Dinas Binamarga, Atte Adha Kusdinan, mengatakan, setelah sempat terhenti beberapa waktu, pembangunan trotoar dan taman di empat ruas jalan yakni Jalan Ir. H. Juanda, HOS Cokroaminoto, Mangunsarkoro, dan Moch. Ali kembali dilakukan.

“Terhenti sementara karena penggantian kanstin. Sudah diganti dengan yang bagus, hari ini (kemarin) juga sudah dimulai kembali pembangunannya,” ujar Atte, Kamis (10 November 2016) siang. Menurutnya, proyek pembangunan taman dan trotoar yang menghabiskan dana lebih dari Rp 5 miliar tersebut harus selesai pada akhir Desember 2016. Tidak hanya di satu ruas jalan, namun di empat ruas jalan yang dibangun pada tahun ini.

“Yakin bisa selesai tepat waktu, bisa dikebut seperti pembangunan Jalan Bojongmeron. Tidak hanya trotoar tapi taman di sampingnya.”

Atte menambahkan, setelah pembangunan jalan tersebut, Pemkab Cianjr berencana melanjutkan pembangunan trotoar dan taman di pinggir jalan pada 2017 mendatang, termasuk Jalan Arief Rahman Hakim dan Jalan Siti Jenab.

“Anggaran yang digunakan rencanaya lebih besar, sekitar Rp 7 miliar. Penataan di setiap ruas jalan sama secara konsep.”

Terkait arus lalu lintas, menurut Atep, akan dibuatkan satu jalur. Tidak hanya untuk mengurai kemacetan namun memperbaiki rekayasa lalulintas di Cianjur. “Masih dalam proses penkajian rute jalurnya. Angkum juga nantinya akan diubah trayeknya.”

Sementara itu Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan bahwa Pemkab sudah beberapa kali meminta pihak pemborong untuk mengganti bahan dengan kualitas yang standar, namun hal itu beberapa kali tidak diindahkan. “Pada sidak juga sudah diminta, hingga sekarang baru dilakukan penggantian,” kata dia.

Menurutnya, pembangunan trotoar dan taman tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember. Jika dikerjakan dengan cepat, maka target tersebut dinilai bisa selesai tepat waktu. “Jika tidak tepat waktu kan ada sanksi denda. Jika dalam batas akhir tak terealisasikan juga maka kontrak proyek diputus. Itu ada dalam perjanjian. Tapi optimis bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.

Herman berharap pembangunan taman dan totoar tersebut bisa memberikan ruang yang nyaman bagi warga khususnya pejalan kaki. “Kami ingin semua warga Cianjur nyaman, dengan begitu indeks kebahagiaan bisa meningkat,” tandasnya. (isl)

Comments

comments