Hujan Berkepanjangan, SMPN 3 Sukaresmi Rusak Berat

0
185

CIANJUR, patas.id – Sebuah sekolah rusak berat akibat pergerakan tanah di Desa Rawabelut Kecamatan Sukaresmi. Pergerakan tanah yang terjadi diakibatkan hujan yang terus mengguyur Kabupaten Cianjur dari kemarin (9 November 2016) pun dikhawatirkan menimbulkan dampak lebih besar.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Suparman. Menurutnya, pergerakan tanah di desa tersebut sudah terjadi sejak Senin (7 November 2016), namun pada Rabu (9 November 2016), pergerakan tersebut mulai merusak bangunan sekolah di atasnya.

“Laporan awal masuk ke kami Senin (7 November lalu) tapi hanya kecil. Baru pada Rabu (9 November) malam, Camat Sukaresmi memberikan info jika pergerakan tanah merusak beberapa bangunan kelas di SMPN 3 Sukaresmi.”

Menurut Asep saat dihubungi patas.id, Kamis (10 November 2016), tim dari BPBD sudah dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan assesmen. Pasalnya selain mengakibatkan sekolah rusak, pergerakan tanah juga dikabarkan mengancam beberapa bangunan di sekitarnya. “Sedang tahap assesmen. Kami periksa juga kondisi geografisnya,” ujar dia.

Asep mengungkapkan, kondisi cuaca yang ekstrem bisa terus mengakibatkan bencana lainnya. BPBD, menurut dia, sudah meningkatkan status menjadi siaga bencana banjir dan longsor hingga Februari 2017.

“Karena ada badai La Nina, jadi kondisi cuaca di Cianjur begitu ekstrim. Sampai tahun depan akan terus hujan, makanya bencana banjir dan longsor rawan terjadi, apalagi di daerah yang masuk dalam zona merah. Tapi kami berharap tidak ada korban jiwa dalam setiap kejadian,” tuturnya. (isl)

Comments

comments