Razia Bocor, Depot Jamu Tutup Lebih Awal

0
223

CIANJUR, patas.id – Diduga bocor, razia penertiban depot jamu yang menjual minuman keras (miras) tak jadi dilaksanakan pada saat operasi gabungan antara Polres, BNNK, dan Satpol PP Kabupaten Cianjur, Sabtu (29 Oktober 2016) malam.

Kabag Humas dan Keprotokolan Setda Kabupaten Cianjur, Pratama Nugraha, mengatakan, operasi bersama tersebut bertujuan untuk memetakan depot jamu untuk selanjutkan didatangi dan dicari barang bukti berupa miras.

“Jika terbukti ada maka langsung ditindak. Mirasnya dirazia, usaha depotnya langsung disegel. Miras dilarang beredar di Cianjur. Perda tentang nol persen alhokol juga ada. Makanya miras terutama yang oplosan ditindak.”

Tapi saat operasi yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB itu, nampak depot jamu sudah tutup. Informasi yang dihimpun, depot jamu yang biasanya buka sampai pukul 02.00 WIB dini hari itu, tutup dari pukul 21.30 WIB.

Para petugas terutama Satpol PP akhirnya hanya dapat memandang depot jamu yang digembok. Meski dugaan besar depot jamu yang didatangi ‎terdapat miras, namun petugas tak berani membuka lantaran berbenturan dengan aturan. Terlebih jika merusak gemboknya.

“‎Kemungkinan sudah ada informasi menyebar jika akan ada razia. Kami tidak bisa menyegel begitu saja tanpa ada bukti,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Cianjur, Arief Purnawan. (isl)

Comments

comments