Pendapatan Samsat Cianjur Naik 10 Persen

0
147

CIANJUR, patas.id – Kantor Pelayanan Cabang Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Barat Wilayah Cianjur, mencatat adanya peningkatan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) dan balik nama sebanyak 10 persen setelah diberlakukannya pembebasan biaya bea balik nama dan denda PKB.

Kepala Kantor Cabang Pelayanan Dispenda Provinsi Jabar Wilayah Cianjur Hani Dahliani Dahuli didampingi Kasi Pendataan dan Penetapan Amad Solihat, menuturkan bahwa pembebasan bea balik nama dan denda pajak tersebut dilakukan di setiap kota di Jawa Barat sejak 17 Oktober sampai 24 Desember 2016.

Kebijakan itu berlaku setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 973/499-Dispenda/2016 tentang Pemberian Pembebasan Pokok dan Sanksi Administratif Berupa Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Penyerahan Kepemilikan Kedua dan Seterusnya, serta Pembebasan Sanksi Administratif Berupa Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 11 Oktober 2016.

“Kalau istilah di daerah biasanya disebut pemutihan, dan kalau di pusat dikenal dengan tax amnesty. Dan ini dilakukan di seluruh kota di Jawa Barat.”

Menurut Hani, potensi pajak kendaraan di Cianjur mencapai 384.395 unit, baik sepeda motor atau mobil. Dan target pajak di tahun ini sekitar Rp 106 miliar dan diperubahan naik menjadi Rp 112 miliar. “Penunggak pajak kendaraan di Cianjur hanya 29 persen. Dibandingkan di tingkat Jabar, angkanya jauh. Di Jabar itu mencapai 34 persen, jadi di Cianjur cukup taat apalagi dengan adanya pengampunan bea dan denda ini,” ujarnya. (isl)

Comments

comments