Pembebasan Denda dan Balik Nama Hilangkan Pungli

0
172

CIANJUR, patas.id – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa barat Cabang Wilayah Cianjur meyakini program pembebasan biaya bea balik nama dan denda pajak kendaraan bermotor dapat meghilangkan praktek pungutan liar (Pungli).

Seperti yang diketahui Kebijakan itu berlaku setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 973/499-Dispenda/2016 tentang Pemberian Pembebasan Pokok dan Sanksi Administratif Berupa Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Penyerahan Kepemilikan Kedua dan Seterusnya, serta Pembebasan Sanksi Administratif Berupa Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 11 Oktober 2016.

Kepala Kantor Cabang Pelayanan Dispenda Provinsi Jabar Wilayah Cianjur Hani Dahliani Dahuli melalui Kasi Pendataan dan Penetapan Amad Solihat, menuturkan bahwa pemilik kendaraan bermotor di Cianjur tidak perlu lagi membayar biaya tambahan untuk denda pajak kendaraan. Cukup membayar sesuai dengan biaya pajak.

“Jadi tidak ada kesempatan untuk oknum di Samsat bermain nakal. Dengan sudah diketahuinya berapa biaya pajak dan pemilik bayar sesuai angka yang tertera maka pungli bisa hilang.”

Menurut Amad, kondisi pelayanan pajak yang bersih dari pungli dapat membuat setiap proses berjalan sesuai aturan.

“Ini juga yang diharapkan oleh kami, Samsat terhindar dari pungli. Dengan begitu, pemilik kendaraan akan sadar dengan sendirinya untuk bayar pajak tanpa harus takut membayar biaya tambahan. Ini juga yang kami sosialisasikan.”

Dia menerangkan, pembebasan bea balik nama dan denda pajak tersebut dilakukan di setiap kota di Jawa Barat sejak 17 Oktober sampai 24 Desember 2016. “Peningkatannya cukup baik, sekitar 10 persen dari biasanya. Kami menargetkan tahun ini pendapatan dari sekotr pajak lebih dari nilai Rp 112 miliar,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments