Tebing Setinggi 10 Meter Longsor Menimbun Jalan

0
175

longsor-cugenang-cianjurPATAS.ID, Cianjur – Tebing setinggi 10 meter di Kampung Cugenang Desa Cijedil Kecamatan Cugenang longsor dan menimbun jalan penghubung Cugenang-Mangun, Minggu (25 September). Tanah yang labil membuat sejumlah rumah di atas tebing tersebut juga terancam longsor jika terjadi hujan deras di kawasan tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. “Akibat hujan deras, tebing setinggi 10 meter di jalan tersebut longsor dan menuhup bahu jalan dengan lebar lima meter dan panjang 10 meter,” paparnya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Menurut Asep, begitu mendapatkan laporan, tim BPBD dibantu Binamarga langsung melakukan normalisasi jalan, sebab merupakan akses utama warga dalam beraktivitas.

“Segera kami normalisasi supaya akses warga tidak terganggu,” katanya seraya menambahkan bahwa peristiwa longsor di kawasan tersebut bukan yang pertama karena pada 2015 lalu, kejadian serupa juga terjadi. Kondisi tanah yang labil dan merupakan tebing, membuat longsor rawan terjadi.

“Sudah sering di situ. Tapi hanya sebatas menutupi jalan, tidak menimpa rumah atau menimbulkan korban.”

Namun menurut Asep, pihaknya akan melakukan upaya antisipasi dan memeriksa kawasan sekitar titik longsoran. Pasalnya di atas tebing yang longsor terdapat sejumlah rumah warga.

“Kami akan periksa apakah ada retakan yang memungkinkan berdampak pada longsoran lagi atau tidak, terlebih yang mengancam rumah warga. Hingga tahun depan hujan akan terus mengguyur Cianjur, jadi longsor besar kemungkinan sering terjadi.”

Sona Azi pangestu (23 tahun), salah seorang warga Kampung Cugenang, mengaku khawatir terjadi longsor susulan yang mengakibatkan rumahnya turut terbawa. Apalagi jarak antara batas rumahnya dengan tebing hanya beberapa meter.

“Paling hanya tiga meter jarak antara belakang rumah dengan tebing setinggi 10 meter. Tentu khawatir longsor juga terjadi di tebing belakang rumah. Semoga saja tidak terjadi longsor susulan,” harapnya. (isl)

Comments

comments