Samsung Galaxy Note 7 Dilarang di Kampus dan Pesawat

0
148

PATAS.ID, New Jersey – Menyusul Otoritas penerbangan Amerika Serikat (Federal Aviation Administration/FAA) yang melarang penumpang untuk menghidupkan Galaxy Note 7 di pesawat, New Jersey Stockton University pun melarang mahasiswanya membawa ponsel cerdas tersebut ke kampus mereka.

Samsung sebenarnya telah mengumumkan penarikan Galaxy Note 7 sejak 2 September, namun terlambat. Kasus baterai meledak lantaran panas keburu dilaporkan 92 pelanggan. Gugatan pertama dilayangkan oleh Jonathan Strobel (28 tahun), warga Florida, pada Jum’at (16 September) disusul 26 gugatan lainnya karena insiden yang sama.

Jonathan Strobel melalui kuasa hukumnya, Keith Pierro, menuntut ganti rugi karena luka bakar yang dideritanya saat mengantongi Galaxy Note 7.

“Paha kanan klien saya mengalami luka bakar dalam tingkat dua seukuran ponsel, demikian juga dengan tangan kirinya yang merogoh ke dalam saku.”

Dikabarkan akibat gugatan Strobel tersebut, Samsung terpaksa menjual sebagian saham perusahaanya untuk membayar tuntutan ganti rugi yang mungkin datang bertubi-tubi. Juru bicara Samsung mengatakan bahwa perusahaan memperoleh US$ 891 juta atau sekitar Rp 12 triliun dari hasil penjualan saham perusahaan.

Menanggapi upaya memberi peringatan kepada palanggan, pihak Samsung mengatakan bahwa mereka tak mungkin menghubungi pemakai Galaxy Note 7 satu persatu.

Menghubungi setiap pelanggan mungkin akan sulit bagi Samsung. Apalagi tidak semua Note 7 dibeli dari Samsung. Untuk menghubungi semua pelanggan juga mungkin akan membutuhkan kerja sama dengan pengecer, operator dan mitra lainnya.

Selain membayar tuntutan ganti rugi dari penggugat, Samsung juga harus membayar biaya penarikan dan penggantian Galaxy Note 7 yang rusak dengan yang baru. Untuk penggantian seluruh ponsel yang telah terjual saja, Samsung diperkirakan akan menghabiskan uang sebesar 19,7 triliun rupiah.

Kembali ke kampus, pihak rektorat menyatakan bahwa larangan membawa dan menggunakan Galaxy Note 7 di New Jersey Stockton University akan dihentikan setelah Samsung menarik dan menukar semua ponsel berbahaya tersebut dengan yang aman. (cho)

Comments

comments