Kepergian Aceng Membawa Duka Mendalam Bagi Keluarga

0
216

CIANJUR – ‎Kepergian Aceng bin Nurdin (58 tahun), jemaah haji asal Cianjur yang meninggal dunia dalam pelaksanaan ibadah haji membawa duka mendalam bagi keluara, terlebih bagi sang istri yang sebelumnya berangkat bersama-sama beribadah.

Maria Puspa (29 tahun) putri kedua Aceng mengungkapkan, ayahnya tersebut mengalami stroke sejak tiga tahun terakhir. Hal itu juga yang membuat tubuhnya jadi kurus.

“Dulu ayah saya gemuk, sampai 90 kilogram, tapi sebelum berangkat paling hanya 40 kilogram. Stroke membuat dia kehilangan banyak berat badan,” kata dia saat ditemui di kediamannya, Jumat (2 September).

Sebulan sebelum berangkat, lanjut Maria, Aceng sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Cianjur. Beruntung, sepekan sebelum berangkat, Penyuluh Lapangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur ini sembuh dan terlihat bugar.

“Kelihatan semangat, seperti yang tidak pernah sakit sama sekali. Makanya kami juga mengiyakan dia untuk tetap berangkat, meskitetap khawatir terjadi sesuatu di sana.”

Menurut Maria, kabar ayahnya meninggal dunia diterima sejak Rabu (31 Agustus) pagi dari KBIH, namun dia tidak langsung percaya lantaran ibunya, Euis (51 tahun) yang berangkat bersama belum memberi kabar. Baru pada siang harinya, kabar buruk itupun terucap langsung dari istri PNS yang bakal pensiun Oktober ini.

“Awalnya sempat tidak percaya, tapi karena ibu yang bilang kami pun semua kaget serta menangis. Karena bingung meninggal tanpa ada jasad di depan kami, pengumuman kematian ayah baru di sampaikan di masjid pada sore hari,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments